8 takhayul Taiwan teratas untuk diikuti demi keberuntungan di Dongzhi

Semangkuk Tangyuan merah dan putih. (Foto Kantor Administrasi Pasar Kota Taipei)

TAIPEI - Kemarin (21 Desember) adalah Festival Dongzhi (冬至, ekstrim musim dingin) atau titik balik matahari musim dingin, puncak musim dingin berdasarkan kalender lunisolar, dan seorang ahli feng shui Taiwan dan master kartu tarot Taiwan memiliki diberikan beberapa tip tentang cara terbaik untuk memastikan keberuntungan untuk tahun yang akan datang.

Yang Teng-kei (楊 登 嵙), seorang ahli adat rakyat dan ketua pendiri Asosiasi Pendidikan Numerologi Taichung, mengatakan bahwa dahulu kala mengatakan hari-hari akan menjadi lebih lama setelah Dongzhi, yang berarti bahwa energi yin (陰氣) telah mencapai puncaknya dalam hal ini. hari dan selanjutnya, energi Yang (陽氣) akan mulai menguat. Yang mengatakan bahwa Dongzhi adalah kesempatan bagus untuk menarik keberuntungan melalui delapan metode keberuntungan berikut, lapor SETN News :

1. Makan tangyuan untuk persatuan dan kesuksesan keluarga
Camilan berbentuk bola ini melambangkan reuni seluruh keluarga dan kesuksesan di tahun mendatang. Tangyuan merah melambangkan emas, menarik romansa dan popularitas, sedangkan putih melambangkan perak, yang dapat menarik kekayaan dan bisnis yang makmur.

Seseorang harus makan setidaknya satu tangyuan merah dan satu putih, yang melambangkan reuni dan kesempurnaan dan akan membawa kebahagiaan di tahun baru. Namun, saat makan tangyuan, mereka harus dimakan dalam jumlah genap agar memiliki efek yang diinginkan pada keberuntungan.

2. Makan makanan untuk meningkatkan kebijaksanaan
Makan wontons mewakili pertukaran keberuntungan dari langit dan bumi. Selama periode ini, pergantian energi yin dan yang menjadi kacau, sehingga nasib buruk dapat dengan lancar dihilangkan. Makan wontons juga membantu siswa yang kurang mampu untuk menjadi lebih bijaksana dan dewasa.

3. Makan jiaozi untuk menambah kekayaan
Bentuk jiaozi menyerupai sycee (batangan perak atau emas, 元寶), dan memakannya menyiratkan bahwa kekayaan seseorang akan bertambah.

4. Makan bihun dengan ruas jari babi untuk umur panjang dan menangkal kesialan
Makan semangkuk bihun dengan ruas jari babi pada hari ini merupakan cara yang baik untuk mendatangkan keberuntungan. Anak-anak harus membeli hidangan untuk orang tua mereka karena itu menunjukkan kesalehan dan akan membawa mereka umur panjang sambil menangkal nasib buruk.

5. Ambil satu tonik makanan berkalori tinggi untuk membangun keberuntungan
Selain makan tangyuan, orang di Taiwan secara tradisional meminum tonik untuk "menghangatkan" tubuh mereka berdasarkan prinsip inti Pengobatan Tradisional Cina (TCM) untuk menyeimbangkan yin dan yang di dalam tubuh, yang dalam hal ini berarti berusaha mengonsumsi makanan yang lebih banyak. yang (hangat) di alam untuk melawan yin (dingin) musim dingin. Orang Taiwan percaya bahwa mengonsumsi tonik akan membantu memulihkan vitalitas tubuh, menyegarkan pikiran, dan mendatangkan keberuntungan.

Contoh tonik yang dikonsumsi orang Taiwan selama periode ini yang bersifat lebih Yang, antara lain sup ayam minyak wijen, sup bebek jahe, hotpot daging kambing, sup ayam herbal, sup ayam ginseng, dan sup ayam sutra. Saat ini tahun adalah ketika jaringan restoran yang mengkhususkan diri hanya pada hidangan ini benar-benar mulai bekerja, dengan antrean di luar pintu dan tempat duduk untuk pelanggan tumpah ke trotoar.

6. Beli sepatu dan pakaian baru untuk keharmonisan dan kelancaran perjalanan
Dongzhi juga dikenal sebagai "Festival Menghormati Lansia" (敬老 節). Pada hari ini, anak-anak bisa mengajak orangtuanya jalan-jalan. Membeli sepatu dan pakaian baru untuk orang tua, terutama mertua, membantu meningkatkan ikatan keluarga dan membantu peruntungan berjalan lancar.

7. Memuja leluhur untuk kemakmuran
Dongzhi dianggap sebagai waktu yang ideal untuk memberikan sesaji kepada leluhur. Tempatkan tangyuan di altar leluhur dan doakan berkah untuk generasi mendatang.

8. Jomblo bisa berdoa untuk pernikahan
Orang lajang yang berharap menemukan jodoh mereka dapat berdoa pada hari ini kepada Yue Lao (月老), juga dikenal sebagai "orang tua di bawah bulan," dewa pernikahan dan cinta. Kuil paling terkenal untuk Yue Lao di Taipei adalah Kuil Longshan (龍 山寺) di Distrik Wanhua dan Kuil Dewa Kota Xiahai Taipei (台北 霞 海 城隍廟) di Distrik Datong.


Sumber : Taiwan News

No comments

Powered by Blogger.