AFC Gelar Polling Klub Paling Populer di Asean, 4 Klub Asal Indonesia

Jakmania pendukung Persija Jakarta. (Foto/Okezone)


JAKARTA – Federasi Sepakbola Asia (AFC) menggelar jajak pendapat atau polling mencari klub paling populer di kawasan Asia Tenggara (Asean). Dari 10 klub yang masuk daftar, ada empat kklub yang berasal Indonesia.

AFC akan memilih dua klub yang paling populer di Asean. Pemenang dari jajak pendapat ini akan bersaing dengan klub paling populer di kawasan Asia Timur dan Asia Tengah dan Selatan.

Klub paling populer di Asia Tengah dan Asia Selatan adalah dua klub asal Iran, Tractor SC and Persepolis FC. Sedangkan Shanghai Shenhua (China) dan Suwon Samsung Bluewings (Korea Selatan) menjadi dua klub paling populer di kawasan Asia Timur.

Para klub paling populer dari Asean akan kembali diuji pada babak final polling klub paling populer di Asia. Pemilih bisa memberikan vote dengan mengunjungi laman AFC dan memilih klub paling popular di Asean

Berikut 10 klub yang masuk nominasi klub paling popular di Asean berdasarkan AFC:

Persija Jakarta (Indonesia)

Didirikan pada 1928 dan Persija Jakarta merupakan peraih 11 titel liga. Persija memiliki karena atmosfer luar biasa saat bertanding karena memiliki jumlah penggemar yang besar dan militan.

Dikenal sebagai "The Jakmania", pendukung Persija pernah mencetak rekor pada 2018. Saat Persija melawan klub Singapura, Home United Singapura di Piala AFC pada 2018, jumlah penonton yang hadir di Stadion Gelora Bung Karno mencapai 62.198.

Persib Bandung (Indonesia)

Persib pernah meraih tujuh kali juara liga Indonesia. Terakhir juara, tim berjuluk Maung Bandung mengangkat trofi pada 2014 silam.

Persib adalah salah satu klub yang paling banyak memiliki pengikut di media sosial. Mereka memiliki 10 juta penggemar di Facebook, dan 4,4 juta lainnya di Instagram.




Johor Darul Ta'zim (Malaysia)

Johor Darul Ta'zim (JDT) adalah raja sepakbola Malaysia modern. Mereka telah memenangkan tujuh gelar Liga Malaysia dalam satu dekade. Mereka juga meraih dua Piala Malaysia, satu Piala FA dan Piala AFC 2015.

Mereka telah membangun basis penggemar, dan stadion canggih. Pada Agustus lalu, JDT merupakan klub paling popular di Malaysia versi AFC.

Perak FA (Malaysia)

Didirikan hampir 100 tahun yang lalu, Perak FA telah memenangkan delapan Piala Malaysia, salah satunya menjadi juara pertama pada 1926. Sejarah yang panjang membuat mereka menjadi salah satu tim yang paling banyak didukung di Malaysia.

Meskipun rata-rata kehadiran penotonto lebih rendah daripada Kedah dan Pahang dalam beberapa tahun terakhir, Perak menempati posisi kedua dalam polling AFC untuk klub paling populer di Malaysia pada bulan Agustus.

Hanoi FC (Vietnam)

Hanoi FC memang baru berusia 14 tahun. Namun, pencapaian mereka di liga domestic tak bisa dianggap remeh.

Hanoi FC telah meraih lima gelar Liga Vietnam. Mereka hampir lolos ke final Piala AFC 2019 sebelum dikalahkan klub asal Korea Utara, April 25 Sports Club.

Klub kehilangan gelar liga musim ini tetapi, delapan pemainnya memperkuat skuad Tim Nasional Vietnam, membuat Hanoi FC, menjadi klub penyumbang terbanyak.

Hoang Anh Gia Lai FC (Vietnam)

Hoang Anh Gia Lai adalah klub paling popular kedua di Vietnam setetalh Hanoi FC. Klub ini bermarkas di kota Pleiku yang memiliki wilayah yang relatif kecil.

Didirikan pada tahun 2001, Hoang Anh adalah juara Liga Vietnam pada 2003 dan 2004. Mereka dua kali tampil di fase grup Liga Champions AFC. Mereka baru-baru ini menunjuk striker legendaris Thailand, Kiatisuk Senamuang, sebagai pelatih kepala.

Buriram United (Thailand)

Buriram United telah memenangkan tujuh gelar Liga Thailand dan total 21 trofi domestik sejak 2008. Mereka telah dua kali mencapai babak sistem gugur Liga Champions AFC, menjadikan mereka salah satu klub sepakbola di Asia Tenggara.

Western Sydney Wanderers (Australia)

Western Sydney Wanderers berlokasi di di pinggiran barat Sydney yang padat penduduk. Meski lahir pada 2012, Western Sydney Wanderers langsung menjadi salah satu klub terbaik di Australia.

Pada 2016, saat bermain melawan Sydney FC di Parramatta Stadium, rekor penonton terpecahkan. Sebanyak 61.860 penggemar berada di tribun saat laga derby tersebut.

Mereka juga memiliki sesuatu yang tidak dapat dibanggakan oleh klub lain dalam daftar ini, mereka memenangkan gelar Liga Champions AFC 2014 meski baru pertama kali tampil. Di partai puncak Wanderers menalahkan pada mengalahkan wakil Arab Saudi, Al Hilal SFC dengan skor 1-0.

Persebaya Surabaya

Mewakili kota terbesar kedua di Indonesia, Persebaya Surabaya memiliki sejarah yang telah dibangun sejak 93 tahun silam. Kandang mereka, Stadion Gelora Bung Tomo mampu menampung 45.000 penonton.

Persebaya juga menjadi klub dengan jumlah rata-rata penonton tertinggi saat bermain di kandang pada Liga 1 2018. Catatan AFC menyebutkan 28.543 penggemar hadir per pertandingan saat Persebaya berlaga.

Arema FC

Terakhir, ada Arema, klub yang berasal dari Jawa Timur. Pada jajak pendapat AFC klub terpopuler AFC, Arema FC yang memperoleh 12 persen suara .

Arema pernah tampil tiga kali di fase grup Liga Champions AFC dan merupakan salah satu dari enam klub Liga 1 yang bisa menarik lebih dari 240.000 penonton sepanjang Liga 1 2019.


Sumber : okezone.com

No comments

Powered by Blogger.