Bolsonaro Ragukan Vaksin Corona, Menlu AS Tuduh Rusia Dalangi Serangan Siber


 

      Presiden Brasil, Jair Bolsonaro, menebar keraguan soal vaksin virus Corona (COVID-19). Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Mike Pompeo, menuduh Rusia mendalangi serangan siber besar-besaran terhadap sistem pemerintah AS.




Bolsonaro yang menolak divaksin ini menyebut vaksin Corona bisa memiliki efek samping, yang disebutnya, bisa saja mengubah manusia menjadi buaya atau membuat wanita berjanggut. Klaim Bolsonaro yang tidak berdasar itu dilontarkan saat peluncuran program vaksinasi Corona pada Rabu (16/12) waktu setempat.

Sementara Pompeo menyatakan 'cukup jelas' bahwa Rusia terlibat dalam serangan siber terhadap sejumlah badan pemerintahan AS yang juga mengenai target-target global. Para peretas dilaporkan memasang malware pada software yang digunakan Departemen Keuangan AS dan Departemen Perdagangan AS, yang membuat mereka mampu memata-matai 'lalu lintas' email internal.

Selain berita tersebut, berikut ini berita-berita internasional yang menarik perhatian pembaca detikcom, hari ini, Sabtu (19/12/2020):

Presiden Chile, Sebastian Pinera, dihukum denda US$ 3.500 (Rp 49,4 juta) karena berfoto selfie dengan seorang warga tanpa memakai masker di tengah pandemi virus Corona (COVID-19). Otoritas Chile mewajibkan pemakaian masker di seluruh tempat umum selama pandemi.

Seperti dilansir Reuters, Sabtu (19/12/2020), aturan wajib pakai masker di seluruh tempat umum diterapkan secara ketat oleh otoritas Chile dan para pelanggarnya akan diganjar hukuman termasuk denda dan bahkan penjara.

Pinera telah meminta maaf kepada publik setelah foto dirinya bersama seorang warga tanpa masker beredar di media sosial pada awal Desember lalu.

Presiden Brasil, Jair Bolsonaro, melontarkan serangan terbaru untuk vaksin virus Corona (COVID-19). Bolsonaro menebar keraguan soal efek samping vaksin Corona yang disebutnya bisa mengubah manusia menjadi buaya atau membuat wanita berjanggut.

Seperti dilansir AFP dan Associated Press, Sabtu (19/12/2020), Bolsonaro yang sejak awal pandemi selalu meremehkan bahaya virus Corona ini, bersikeras menyatakan dirinya tidak akan disuntik vaksin Corona, bahkan saat negaranya mulai meluncurkan program vaksinasi Corona massal.

"Dalam kontrak Pfizer sangat jelas dinyatakan: 'kami tidak bertanggung jawab atas efek samping apapun'. Jika Anda berubah menjadi buaya, itu masalah Anda," ucap Bolsonaro dalam pernyataannya.

Vaksin Corona buatan Pfizer-BioNTech tengah menjalani uji klinis di Brasil selama beberapa pekan, namun sudah mendapat izin penggunaan darurat dan mulai disuntikkan kepada warga sipil di Amerika Serikat (AS) dan Inggris.

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Mike Pompeo, menyebut Rusia jelas ada di balik serangan siber terhadap sejumlah badan pemerintahan AS yang juga mengenai target-target global.

Seperti dilansir AFP, Sabtu (19/12/2020), pihak Microsoft menyatakan pada Kamis (17/12) malam bahwa mereka telah memberitahu lebih dari 40 pelanggan yang terkena malware, yang menurut para pakar bisa membuat penyerang mengakses jaringan tanpa batas ke sistem utama pemerintah dan jaringan pasokan listrik serta utilitas lainnya.

"Ada upaya signifikan untuk menggunakan software pihak ketiga untuk pada dasarnya menanamkan kode di dalam sistem pemerintah AS," sebut Pompeo kepada The Mark Levin Show.

"Ini merupakan upaya sangat signifikan, dan saya pikir itu kasus yang sekarang bisa kita katakan cukup jelas bahwa Rusia-lah yang terlibat dalam aktivitas ini," cetus Pompeo.

Perdana Menteri (PM) Slovakia, Igor Matovic, mengumumkan dirinya dinyatakan positif virus Corona (COVID-19). Matovic terinfeksi Corona sekitar sepekan setelah menghadiri pertemuan Uni Eropa di Brussels, Belgia.

Seperti dilansir AFP, Sabtu (19/12/2020), Matovic diketahui menghadiri pertemuan yang sama dengan Presiden Prancis, Emmanuel Macron, yang juga baru saja dinyatakan positif Corona. Sejumlah pemimpin negara Eropa dan petinggi Uni Eropa melakukan tes Corona dan isolasi mandiri usai Macron terinfeksi.

Departemen pers pemerintah menuturkan bahwa Matovic dinyatakan positif Corona pada Kamis (17/12) waktu setempat dan telah membatalkan seluruh aktivitasnya. Matovic juga diimbau untuk melakukan karantina selama 10 hari ke depan.

Sumber :detik

No comments

Powered by Blogger.