Cantiknya Fashion Show Batik Berpadu dengan Keindahan Candi Muaro Jambi

https: img.okezone.com content 2020 12 29 194 2335425 cantiknya-fashion-show-batik-berpadu-dengan-keindahan-candi-muaro-jambi-xJYceVbAf6.JPG
Fashion Show di Candi Muaro Jambi (Foto : Wignyo Rahadi)

Desainer Wignyo Rahadi punya cara sendiri dalam mengenalkan batik Jambi kepada publik. Ya, dia satukan cantiknya batik Jambi tersebut dengan keindahan Candi Muaro Jambi dalam perhelatan fashion show virtual.

Ada alasan khusus kenapa Wignyo Rahadi melakukan hal tersebut. Menurutnya, lewat fashion, pariwisata suatu wilayah juga bisa ikut terangkat. Tidak hanya itu, publik tentunya semakin melek dengan kekhasan batik Jambi yang sangat melegenda.

"Dengan meningkatkan penggunaan produk dalam negeri, pengembangan pariwisata pun bisa ikut terangkat. Ya, salah satunya melakukan fashion show di lokasi wisata, misalnya di Candi Muaro Jambi ini," terang Desainer Wignyo dalam keterangan resmi yang diterima Okezone, belum lama ini.

Kekhasan batik Jambi yang sudah terkenal ketenarannya benar-benar ditonjolkan dalam fashion show tersebut, selagi keindahan Candi Muaro Jambinya pun terlihat jelas.

Bicara soal batik Jambi itu sendiri, corak batik Jambi berbeda dari jenis batik lainnya. "Batik Jambi itu coraknya diambil dari ukiran rumah adat dan alam sekitar, termasuk flora dan fauna," kata Wignyo.


Percampuran berbagai budaya di motif batik Jambi memberi cerita tersendiri. Budaya Islam misalnya, itu dapat dikenali dari kaligrafi dan ornamen non figuratif yang ada di batik Jambi. Sementara itu, pengaruh budaya India dapat dilihat daru motif patola dan budaya China dapat dicirikan pada bagian tumpal atau pinggiran kain batiknya.

Kalau soal motif, yang paling terkenal itu Tampuk Manggis, Kapal Sanggat, Durian Pecah, Merak Ngeram, Angso Duo, Kuao Berhias, Riang-riang, Batanghari, Bungo Kaco Piring, Daun Keladi, Cendawan, Bunga Melati, Bunga Kopi, Kepak Lepas, Bungo Pauh, Keris Siginjai, dan Bungo Duren.

"Kekhasan batik Jambi juga dapat dikenali dari warnanya yang cenderung gelap seperti merah kecoklatan, kuning kemerahan, dan biru hasil pewarnaan alami yang memanfaatkan tumbuh-tumbuhan seperti kayu sepang, ramelang, lambato, dan nilo," papar Wignyo.

Buat Anda yang belum tahu tentang Candi Muaro Jambi, bangunan bersejarah itu merupakan situs purbakala terluas di Asia Tenggara dengan luas 3.981 hektare. Candi ini diperkirakan berasal dari abad ke-7 Masehi dan diyakini sebagai salah satu pusat pengembangan agama Budha di masa kejayaan Kerajaan Sriwijaya.

Sementara itu, bagaimana detail koleksi terbaru Wignyo Rahadi?

Material diketahui berasal dari Rumah Batik Azimah dan Batik Jambi Maryana yang merupakan binaan Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia Provinsi Jambi yang kemudian dikreasikan Wignyo menjadi beberapa item fashion.

Kain batik Jambi tersebut diubah Wignyo menjadi dress, rok, dan celana panjang yang dipadu dengan cape dan outer yang tetap menonjolkan keindahan motif batik Jambi itu sendiri. "Tidak hanya itu, ada juga aksentuasi layer dan ornamen obi untuk menciptakan kesan dinamis pada pakaian ethnik ini," tambahnya.



Sumber : okezone.com

No comments

Powered by Blogger.