Delegasi Taliban Kunjungi Islamabad

Delegasi Taliban mengunjungi Islamabad, Pakistan. Foto/Dawn


    ISLAMABAD - Delegasi Taliban akan tiba di ibu kota Pakistan untuk kunjungan selama tiga hari. Kunjungan dilakukan di tengah jeda pembicaraan internal Afghanistan untuk melanjutkan konsultasi.

Menurut pernyataan kantor luar negeri Pakistan delegasi Taliban, yang dipimpin oleh pemimpin politik utama kelompok militan Mullah Abdul Ghani Baradar, akan bertemu Perdana Menteri Pakistan Imran Khan dan menteri luar negeri selama kunjungan tersebut.

Dua sumber politik Taliban di Doha mengatakan bahwa mereka juga akan mengadakan pertemuan di Pakistan di antara para pemimpin mereka.

Taliban terakhir mengunjungi Islamabad pada Agustus, tepat sebelum pembicaraan damai dengan pemerintah Afghanistan dimulai di Doha, Qatar, ketika Amerika Serikat (AS) mendorong penyelesaian politik sementara menarik pasukan dari negara yang dilanda perang itu.

Setelah mencapai kesepakatan tentang aturan dasar prosedural bulan ini, negosiator yang mewakili pemerintah Afghanistan dan Taliban beristirahat hingga 5 Januari ketika mereka akan terus mengerjakan agenda.

Sumber diplomatik mengatakan bahwa kedua belah pihak akan terus berkonsultasi dengan pimpinan mereka dan pemain kunci lainnya selama jeda.


Mereka menambahkan bahwa tahap selanjutnya akan sangat menantang karena kekerasan meningkat di seluruh negara dan pemerintah Afghanistan menyerukan gencatan senjata menjadi agenda utama, sementara Taliban mengatakan itu harus dibahas nanti.

Sumber politik Taliban mengatakan mereka akan mengangkat masalah meningkatnya kekerasan dengan para pemimpin militer mereka selama pertemuan kepemimpinan mereka.

“Komandan lapangan kami mulai melakukan lebih banyak serangan dan itu menimbulkan masalah bagi kantor kami di Qatar; Oleh karena itu, delegasi kami ingin melihat mereka dan mendiskusikannya dengan mereka," kata salah satu sumber seperti dikutip dari Reuters, Kamis (17/12/2020).

Ia menambahkan mereka tidak akan meminta serangan dihentikan sepenuhnya tetapi menjelaskan masalah dan menyarankan agar serangan itu lambat.

Seorang juru bicara Taliban tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Ashley Jackson, wakil direktur Pusat Studi Kelompok Bersenjata di Overseas Development Institute yang berbasis di London, mengatakan pertemuan para pemimpin Taliban yang lebih luas adalah kunci untuk bergerak maju.

"Taliban telah mampu bermain skate dengan hampir tidak membuat konsesi...mereka tidak akan dapat melakukannya lebih lama lagi, dan membangun konsensus tentang apa yang akan mereka setujui - atau tidak - sekarang penting," tuturnya.


Sumber :sindonews.com

No comments

Powered by Blogger.