'Gladiator' Suku Sasak Lombok, Coba Bertahan Kala Pandemi

Dua orang petarung memperagakan kesenian khas yang dimiliki masyarakat Lombok, Presean. Seni tradisi ini dilakukan dengan cara adu ketangkasan.

Peresean adalah pertarungan antara dua lelaki yang bersenjatakan tongkat rotan (penjalin) dan berperisai kulit kerbau yang tebal dan keras (perisai disebut ende). Tradisi ini dilakukan oleh masyarakat suku Sasak.

Tradisi ini dilakukan dengan menggunakan penjalin, terbuat dari rotan yang dibaluri aspal hitam dan di dalamnya terdapat pecahan beling yang diikat dengan benang bola warna putih. Penjalin digunakan sebagai alat untuk saling memukul. Ukuran panjangnya sekitar 1,5 meter. (CNBC Indonesia/ Andrean Kristianto)

Dua orang petarung memperagakan kesenian khas yang dimiliki masyarakat Lombok, Presean. Seni tradisi ini dilakukan dengan cara adu ketangkasan. (CNBC Indonesia/ Andrean Kristianto)


Dua orang petarung memperagakan kesenian khas yang dimiliki masyarakat Lombok, Presean. Seni tradisi ini dilakukan dengan cara adu ketangkasan.

Peresean adalah pertarungan antara dua lelaki yang bersenjatakan tongkat rotan (penjalin) dan berperisai kulit kerbau yang tebal dan keras (perisai disebut ende). Tradisi ini dilakukan oleh masyarakat suku Sasak.

Tradisi ini dilakukan dengan menggunakan penjalin, terbuat dari rotan yang dibaluri aspal hitam dan di dalamnya terdapat pecahan beling yang diikat dengan benang bola warna putih. Penjalin digunakan sebagai alat untuk saling memukul. Ukuran panjangnya sekitar 1,5 meter. (CNBC Indonesia/ Andrean Kristianto)

Peresean adalah pertarungan antara dua lelaki yang bersenjatakan tongkat rotan (penjalin) dan berperisai kulit kerbau yang tebal dan keras (perisai disebut ende). Tradisi ini dilakukan oleh masyarakat suku Sasak. (CNBC Indonesia/ Andrean Kristianto)


Dua orang petarung memperagakan kesenian khas yang dimiliki masyarakat Lombok, Presean. Seni tradisi ini dilakukan dengan cara adu ketangkasan.

Peresean adalah pertarungan antara dua lelaki yang bersenjatakan tongkat rotan (penjalin) dan berperisai kulit kerbau yang tebal dan keras (perisai disebut ende). Tradisi ini dilakukan oleh masyarakat suku Sasak.

Tradisi ini dilakukan dengan menggunakan penjalin, terbuat dari rotan yang dibaluri aspal hitam dan di dalamnya terdapat pecahan beling yang diikat dengan benang bola warna putih. Penjalin digunakan sebagai alat untuk saling memukul. Ukuran panjangnya sekitar 1,5 meter. (CNBC Indonesia/ Andrean Kristianto)

Tradisi ini dilakukan dengan menggunakan penjalin, terbuat dari rotan yang dibaluri aspal hitam dan di dalamnya terdapat pecahan beling yang diikat dengan benang bola warna putih. Penjalin digunakan sebagai alat untuk saling memukul. Ukuran panjangnya sekitar 1,5 meter. (CNBC Indonesia/ Andrean Kristianto)


Dua orang petarung memperagakan kesenian khas yang dimiliki masyarakat Lombok, Presean. Seni tradisi ini dilakukan dengan cara adu ketangkasan.

Peresean adalah pertarungan antara dua lelaki yang bersenjatakan tongkat rotan (penjalin) dan berperisai kulit kerbau yang tebal dan keras (perisai disebut ende). Tradisi ini dilakukan oleh masyarakat suku Sasak.

Tradisi ini dilakukan dengan menggunakan penjalin, terbuat dari rotan yang dibaluri aspal hitam dan di dalamnya terdapat pecahan beling yang diikat dengan benang bola warna putih. Penjalin digunakan sebagai alat untuk saling memukul. Ukuran panjangnya sekitar 1,5 meter. (CNBC Indonesia/ Andrean Kristianto)

Sedangkan perisai untuk menepis pukulan lawan disebut Ende yang terbuat dari kulit sapi. Bentuknya segi empat berukuran sekitar 40x60 cm. Dalam pertunjukannya, Presean ini dilakukan di tengah arena dan diiringi musik bernuansa perang. (CNBC Indonesia/ Andrean Kristianto)


Dua orang petarung memperagakan kesenian khas yang dimiliki masyarakat Lombok, Presean. Seni tradisi ini dilakukan dengan cara adu ketangkasan.

Peresean adalah pertarungan antara dua lelaki yang bersenjatakan tongkat rotan (penjalin) dan berperisai kulit kerbau yang tebal dan keras (perisai disebut ende). Tradisi ini dilakukan oleh masyarakat suku Sasak.

Tradisi ini dilakukan dengan menggunakan penjalin, terbuat dari rotan yang dibaluri aspal hitam dan di dalamnya terdapat pecahan beling yang diikat dengan benang bola warna putih. Penjalin digunakan sebagai alat untuk saling memukul. Ukuran panjangnya sekitar 1,5 meter. (CNBC Indonesia/ Andrean Kristianto)

Tiap petarung didampingi satu pengarah atau bisa disebut pelatih yang bernama Pekembar. Pertarungan ini layaknya olahraga tinju yang terdapat beberapa ronde di dalamnya. (CNBC Indonesia/ Andrean Kristianto)


Dua orang petarung memperagakan kesenian khas yang dimiliki masyarakat Lombok, Presean. Seni tradisi ini dilakukan dengan cara adu ketangkasan.

Peresean adalah pertarungan antara dua lelaki yang bersenjatakan tongkat rotan (penjalin) dan berperisai kulit kerbau yang tebal dan keras (perisai disebut ende). Tradisi ini dilakukan oleh masyarakat suku Sasak.

Tradisi ini dilakukan dengan menggunakan penjalin, terbuat dari rotan yang dibaluri aspal hitam dan di dalamnya terdapat pecahan beling yang diikat dengan benang bola warna putih. Penjalin digunakan sebagai alat untuk saling memukul. Ukuran panjangnya sekitar 1,5 meter. (CNBC Indonesia/ Andrean Kristianto)

Para petarung itu hanya bertelanjang dada ketika bertarung. Menggunakan selendang hitam dan dipakai untuk sarung serta ikat kepala khas Sasak menjadi ciri khas para petarung Peseran ini. (CNBC Indonesia/ Andrean Kristianto)


Dua orang petarung memperagakan kesenian khas yang dimiliki masyarakat Lombok, Presean. Seni tradisi ini dilakukan dengan cara adu ketangkasan.

Peresean adalah pertarungan antara dua lelaki yang bersenjatakan tongkat rotan (penjalin) dan berperisai kulit kerbau yang tebal dan keras (perisai disebut ende). Tradisi ini dilakukan oleh masyarakat suku Sasak.

Tradisi ini dilakukan dengan menggunakan penjalin, terbuat dari rotan yang dibaluri aspal hitam dan di dalamnya terdapat pecahan beling yang diikat dengan benang bola warna putih. Penjalin digunakan sebagai alat untuk saling memukul. Ukuran panjangnya sekitar 1,5 meter. (CNBC Indonesia/ Andrean Kristianto)

Para zaman Kerajaan Mataram dulu, pemuda Suku Sasak yang ingin bergabung menjadi prajurit harus mengikuti Peresean. (CNBC Indonesia/ Andrean Kristianto)


Dua orang petarung memperagakan kesenian khas yang dimiliki masyarakat Lombok, Presean. Seni tradisi ini dilakukan dengan cara adu ketangkasan.

Peresean adalah pertarungan antara dua lelaki yang bersenjatakan tongkat rotan (penjalin) dan berperisai kulit kerbau yang tebal dan keras (perisai disebut ende). Tradisi ini dilakukan oleh masyarakat suku Sasak.

Tradisi ini dilakukan dengan menggunakan penjalin, terbuat dari rotan yang dibaluri aspal hitam dan di dalamnya terdapat pecahan beling yang diikat dengan benang bola warna putih. Penjalin digunakan sebagai alat untuk saling memukul. Ukuran panjangnya sekitar 1,5 meter. (CNBC Indonesia/ Andrean Kristianto)

Peresean juga diyakini oleh masyarakat setempat sebagai ritual meminta hujan saat musim kemarau panjang tiba. (CNBC Indonesia/ Andrean Kristianto)


Dua orang petarung memperagakan kesenian khas yang dimiliki masyarakat Lombok, Presean. Seni tradisi ini dilakukan dengan cara adu ketangkasan.

Peresean adalah pertarungan antara dua lelaki yang bersenjatakan tongkat rotan (penjalin) dan berperisai kulit kerbau yang tebal dan keras (perisai disebut ende). Tradisi ini dilakukan oleh masyarakat suku Sasak.

Tradisi ini dilakukan dengan menggunakan penjalin, terbuat dari rotan yang dibaluri aspal hitam dan di dalamnya terdapat pecahan beling yang diikat dengan benang bola warna putih. Penjalin digunakan sebagai alat untuk saling memukul. Ukuran panjangnya sekitar 1,5 meter. (CNBC Indonesia/ Andrean Kristianto)

Pada perkembanganya kini Peresean juga dipentaskan sebagai sarana penyambutan para tamu atau wisatawan yang berkunjung ke Pulau Lombok. (CNBC Indonesia/ Andrean Kristianto)


Dua orang petarung memperagakan kesenian khas yang dimiliki masyarakat Lombok, Presean. Seni tradisi ini dilakukan dengan cara adu ketangkasan.

Peresean adalah pertarungan antara dua lelaki yang bersenjatakan tongkat rotan (penjalin) dan berperisai kulit kerbau yang tebal dan keras (perisai disebut ende). Tradisi ini dilakukan oleh masyarakat suku Sasak.

Tradisi ini dilakukan dengan menggunakan penjalin, terbuat dari rotan yang dibaluri aspal hitam dan di dalamnya terdapat pecahan beling yang diikat dengan benang bola warna putih. Penjalin digunakan sebagai alat untuk saling memukul. Ukuran panjangnya sekitar 1,5 meter. (CNBC Indonesia/ Andrean Kristianto)

Untuk melihat pertunjukan pertarungan ini, wisatawan dapat mengunjungi Kampung Adat Sasak Sade, Desa Rambitan, Pujut, Lobok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB). (CNBC Indonesia/ Andrean Kristianto)


Dua orang petarung memperagakan kesenian khas yang dimiliki masyarakat Lombok, Presean. Seni tradisi ini dilakukan dengan cara adu ketangkasan.

Peresean adalah pertarungan antara dua lelaki yang bersenjatakan tongkat rotan (penjalin) dan berperisai kulit kerbau yang tebal dan keras (perisai disebut ende). Tradisi ini dilakukan oleh masyarakat suku Sasak.

Tradisi ini dilakukan dengan menggunakan penjalin, terbuat dari rotan yang dibaluri aspal hitam dan di dalamnya terdapat pecahan beling yang diikat dengan benang bola warna putih. Penjalin digunakan sebagai alat untuk saling memukul. Ukuran panjangnya sekitar 1,5 meter. (CNBC Indonesia/ Andrean Kristianto)

Dua orang petarung memperagakan kesenian khas yang dimiliki masyarakat Lombok, Presean. Seni tradisi ini dilakukan dengan cara adu ketangkasan. (CNBC Indonesia/ Andrean Kristianto)



Sumber : cnbcindonesia.com

No comments

Powered by Blogger.