Jet Korsel Cegat Pesawat China-Rusia yang Terobos Wilayah



Jet tempur Shenyang J-11 milik Angkatan Udara China. (U.S. Navy/Wikimedia CC-PD-Mark)


Korea Selatan mengerahkan sejumlah jet tempur untuk mencegat pesawat militer Rusia dan China yang memasuki zona pertahanan udaranya (KADIZ) pada Selasa (22/12).

Kepala Staf Gabungan Militer Korsel (JCS) melaporkan empat pesawat tempur China dan 15 pesawat militer Rusia memasuki wilayah KADIZ.

Zona pertahanan udara merupakan sebuah area di luar wilayah teritorial suatu negara. Setiap negara berhak mengusir pesawat yang memasuki zona tersebut tanpa izin.

Militer Korsel menuturkan empat pesawat militer China terdeteksi memasuki KADIZ di dekat Leodo, terumbu karang di selatan Semenanjung Korea tempat stasiun penelitian cuaca. Dua pesawat China tersebut dilaporkan keluar dari KADIZ melalui Laut Timur antara Korsel dan Jepang.

Sementara itu, 15 pesawat militer Rusia terbang dari utara dan melintasi Laut Timur. Belasan pesawat itu terbang bolak-balik di wilayah KADIZ, tepatnya di atas Laut Timur sebelum keluar timur laut Korsel.

JCS menuturkan China memang telah memberi tahu Korsel bahwa mereka akan menggelar latihan militer rutin sebelum insiden berlangsung.

"Insiden ini sepertinya merupakan latihan militer bersama antara China dan Rusia, tetapi ini membutuhkan analisis lebih lanjut," ucap JCS seperti dikutip surat kabar The Korea Herald.

Pada Juli 2019, pesawat militer Korsel melontarkan ratusan tembakan peringatan kepada pesawat militer Rusia yang memasuki KADIZ. Pesawat Rusia itu tengah melakukan patroli udara bersama China.

Selain Korsel, Jepang juga melakukan hal serupa. Saat itu, Tokyo dan Seoul sama-sama menuduh China-Rusia melanggar wilayah udara mereka.

Moskow dan Beijing pun membantah tudingan tersebut.



Sumber : cnnindonesia.com

No comments

Powered by Blogger.