Kata Desainer tentang Tuduhan Hanbok Member MAMAMOO Hina Budaya China

MAMAMOO
Member MAMAMOO pakai hanbok modern. (dok. tangkapan layar KBS)

Penampilan girl group MAMAMOO di KBS Song Festival, beberapa waktu lalu, memang tak perlu diragukan lagi pesonanya, Namun, desainer Hang Yi Seul, perancang hanbok modern yang dipakai para personel MAMAMOO kala itu mengungkap sisi lain penampilan tersebut.

Melansir laman Koreaboo, Jumat (25/12/2020), ia mengaku telah menerima pesan di media sosial dari warganet Tiongkok yang meminta penjelasan atas huruf dianggap menghina budaya China. Deretan huruf itu sendiri jadi aksen di hanbok yang dipakai grup pelantun HIP tersebut.

Selama penampilan mereka, member MAMAMOO membawakan AYA mengenakan hanbok yang terlihat unik, bahkan sempat menarik perhatian banyak pasang mata. Namun, pakaian tersebut dikatakan memicu perselisihan di komunitas daring Tiongkok karena "huruf yang menghina."

"Karakter (huruf) China di pakaian mereka penuh dengan hinaan," ungkapnya sebagaimana disampaikan Hwang. Warganet itu bermaksud mengklarifikasi masalah tersebut atau MAMAMOO disebut tak akan 'aktif' di China lagi.

"Saat ini, penggemar di China tak dapat memahami pakaian tersebut. Jadi, bisakah Anda berbicara dengan perusahaan Anda? Jika tidak, akan sulit bagi Anda untuk tetap aktif di China. Itu sudah menyebar di China," ujarnya.

Sebagai tanggapan, Hwang benar-benar heran dan menekankan bahwa hanbok yang dipakai member MAMAMOO beraksen aksara Korea di atasnya. "Apakah Sejong yang hebat adalah orang China? Tidak, ia orang Korea. Mengapa orang Korea harus menjelaskan mengapa kami mengenakan hanbok Korea?" sang desainer menegaskan.

Debat Panjang Seputar Hanbok

[Bintang] Egotistic, Lagu Baru Mamamoo yang Bernuansa Latin
MAMAMOO. (Foto: soompi.com)

Sebelum ini, telah muncul perselisihan antara warganet Korea dan Tiongkok mengenai asal mula hanbok Korea. Warganet Tiongkok mengklaim bahwa hanbok awalnya dipakai selama Dinasti Ming Tiongkok.

Busana tradisional yang muncul dalam drama baru Tiongkok pun sempat memicu debat serupa. Ketegangan ini dimulai dari unggahan di Weibo memperlihatkan aktor Tiongkok, Xu Kai, memakai busana tradisional.

Tampilannya disebut-sebut menyerupai hanbok Korea, karenanya kritik terhadap kosum drama Royal Feast itu pun tak bisa lagi hindari.

Menurut laporan South China Morning Post, sebagai tanggapan, produser drama Yu Zheng mengunggah ulang foto tersebut dan berkata, "Ini jelas hanfu dari Dinasti Ming, dan itu tak dapat digambarkan sebagai hanbok hanya karena diadopsi di Goryeo, yang merupakan pengikut keadaan Dinasti Ming."




Sumber : liputan6.com

No comments

Powered by Blogger.