Kisah Mistis Mega Fortuna saat Manggung di Muara Teweh, dari Penonton Hantu hingga Lokasi yang Diyakini Desa Makhluk Halus

Foto


Mega Fortuna yang merupakan penyanyi senior di panggung hiburan dangdut Banua, mengaku memiliki beragam kisah mistis. Salah satunya saat dirinya manggung di Muara Teweh, Kalimantan Tengah pada 2013 lalu.

"Saya kan, emang sering tampil di mana-mana, banyak cerita soal mistis ini di sejumlah daerah, tapi yang paling serem ya di Muara Teweh ini," kata Mega.

Mega menceritakan, saat itu dia mendapat undangan tampil di Muara Teweh bersama Laila, Citra, Helda Risma dan Ratna disalah satu desa terpencil di sana.

"Kami sendiri tidak tahu nama desanya tapi sangat terpencil, bahkan untuk menuju ke sana kami dijemput menggunakan klotok," katanya.

Di desa sangat jauh itu kedatangan mereka disambut kepala desa.

Awalnya memang tidak ada sesuatu yang ganjil, namun pas malam ketika hendak tampil sejumlah keganjilan pun datang.

"Biasakan kami kalau menyanyi ada lampu sorot. Nah, lampu ini jika disorot di ke atas. Penontonnya sangat ramai sekali, tapi pas tersorot ke bawah tepatnya ke penontonnya sangat sepi," kata Mega.

Mereka yang bergantian menyanyi duduk saling berseberangan. Mega melihat aneh ke tempat duduk rekannya, tiba-tiba ada sesosok perempuan yang bukan temannya duduk di situ.

"Pokoknya dia bukan rombongan kami. Seperti menunggu giliran menyanyi juga. Setelah teman tampil, saya tanya teman melihat tidak yang duduk di sampingnya kamu tadi, ternyata teman saya tidak tahu dia tahunya kursi itu kosong," ujar Mega.

Kejanggalan lain, Mega mendengar suara ribut-ribut di belakang panggung seperti orang berkelahi.

Namun hingga selesai acara, keributan itu tidak sampai membuat panik penonton yang di depan.

"Penasaran besok paginya saya datangi ke belakang panggung ternyata benar banyak darah yang berceceran," ucap Mega.

Di panggung Mega dan kawan kawan dipanggil Kepala Desa dan diserahkan uang dalam amplop sebagai imbalan honor menyanyi.

"Kami buka saat itu juga Alhamdulillah dapat Rp 500 ribu per orang," kata Mega.

Ketika pulang mau sampai ke Banjarmasin menggunakan klotok, ada salah satu teman membuka amplop lagi ternyata dia kaget isinya berubah jadi daun," tambahnya.

"Dia panik dan menyuruh kami membuka juga, ternyata sama isinya daun semua. Kami pun pulang dengan tanpa membawa uang sepeser pun," kata dia.

Tapi yang membuat mereka merinding adalah kejadian demi kejadian itu. Mega yakin saat manggung dia dan teman-temannya menghibur mahluk halus di desa mahluk halus juga.

Sumber : correcto.id

No comments

Powered by Blogger.