Pelaku Pelecehan Seksual Hanya Mendapat Hukuman Percobaan




    kasus pelecehan seksual yang melibatkan penulis manga Act-Age, Matsumoto Tatsuya atau lebih dikenal dengan nama pena Tatsuya Matsuki. Hakim yang memimpin sidang ini hanya menjatuhkan hukuman percobaan. Adil enggak?




Kasus Matsumoto (29) terjadi pada Juni malam. Saat melintas dengan sepedanya di Tokyo, ia meraba-raba payudara gadis berusia 14 tahun. Pada Agustus polisi menangkap Matsumoto berdasarkan rekaman kamera pengintai (CCTV). Matsumoto tak membantah ulahnya itu.

Ia mengaku sedang berada dalam tekanan psikis yang amat dahsyat, dan gadis itu hanya menjadi pelampiasan atas stresnya.
Dalam sidang di pengadilan distrik Tokyo yang dipimpin hakim Akamatsu Tota, hakim menjatuhkan hukuman 18 bulan dengan masa percobaan tiga tahun. 

Artinya, Matsumoto tak akan ditahan jika dalam tiga tahun ia tidak melakukan pelanggaran hukum.

Padahal, Akamatsu menggambarkan kejahatan Matsumoto sebagai “tidak senonoh.” Tetapi, hakim lebih fokus kepada sebab dari tindakan tak senonoh itu yaitu melampiaskan kegelisahan yang dialami pelaku. Jadi, hukuman itu lebih fokus kepada tindakan pelaku melampiaskan kegelisahannya, bukan pada kejahatan seksualnya.

Tentu, keluarga korban menginginkan hukuman yang lebih berat, bukan sekedar retorika yang menggambarkan suatu kejatahan tanpa hukuman yang setimpal.   

Sumber :jepangmagazine

No comments

Powered by Blogger.