Penyebab Ballon dOr 2020 Tidak Diselenggarakan

Trofi Ballon dOr. (Foto: Twitter/francefootball)

PARIS – Pihak penyelenggara ajang penghargaan pemain terbaik dunia, France Football baru saja mengumumkan Ballon dOr Dream Team atau Tim Impian Ballon dOr pada Selasa (15/12/2020). Tim yang berisi 11 pesepakbola terbaik versi majalah sepakbola yang berada di Prancis itu pun berisikan pemain-pemain yang luar biasa.

Apa yang diluncurkan oleh France Football terkait tim terbaik versi Ballon dOr itu terbilang cukup unik. Mereka tampaknya berusaha keras untuk menggantikan penhargaan Ballon dOr 2020 yang dipastikan batal pada musim ini.

Ya, pada musim ini tak ada satu pun pemain yang bakal mendapatkan trofi Ballon dOr. Penghargaan individu terbaik di dunia sepakbola itu dipastikan tak diselenggarakan karena adanya wabah virus corona yang menyerang dunia sejak awal tahun 2020.

Pada saat memutuskan untuk meniadakan pemberian gelar pemain terbaik dunia itu, pihak France Football merasa wabah virus Covid-19 telah membuat kondisi yang tak adil bagi para pesepakbola. Padahal, penghargaan yang paling diakui oleh para pencinta sepakbola itu selalu diadakan setiap tahunnya sejak 1956.

Akan tetapi, untuk pertama kalinya dalam sejarah tak ada satu pun pemain yang mendapatkan gelar pemain terbaik dunia di tahun ini. Pihak France Football memilih untuk tidak melakukan pemungutan suara untuk melihat siapa yang terbaik yang bakal meraih gelar pemain terbaik di musim 2020 karena ingin bersikap adil.

“Untuk pertama kalinya dalam sejarah, sejak dimulai pada 1956, trofi Ballon dOr takkan ada pemenangnya di tahun 2020 karena minimnya kondisi yang adil. Pemenang (Lionel Messi) tahun lalu tidak akan memiliki suksesor di tahun ini karena Ballon dOr 2020 ditiadakan," bunyi pernyataan resmi dari France Football, mengutip dari Goal, Selasa (15/12/2020).

“Mengapa demikian? Karena dalam satu tahun kalender ini tidak bisa dianggap sebagai tahun yang biasa. Ketika merasa ada keraguan seperti itu, lebih baik untuk abstain ketimbang memaksakan diri,” tambah pernyataan pihak France Football.

“Karena Ballon dOr juga menyampaikan nilai-nilai lain , seperti teladan, solidaritas, dan tanggung jawab. Jadi tak hanya sekadar keunggulan olahraga semata,” imbuh mereka.

Tentu banyak pihak yang merasa kecewa dengan dibatalkannya pemberian gelar pemain terbaik dunia versi France Football tersebut. Terutama untuk para fans Bayern Munich.

Sebab Robert Lewandowski dirasa menjadi pihak yang seharusnya merebut trofi Ballon dOr 2020 tersebut usai membantu Bayern meraih gelar treble winners di musim 2019-2020.


Sumber : okezone.com

No comments

Powered by Blogger.