Presiden Joko Widodo Akan Resmikan Jalur Khusus TKI di Bandara Soekarno - Hatta




      Romi menjelaskan fasilitas ini merupakan layanan terbaru bagi para Tenaga Kerja Indonesia atau TKI di Bandara Soekarno - Hatta hasil kerja sama Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM dengan Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia atau BP2MI. "BP2MI menyiapkan ruangan khusus, kami menyiapkan jalur dan counter khusus," kata Romi kepada Tempo, Selasa 15 Desember 2020.




Jalur khusus tersebut, menurut dia, merupakan wujud apresiasi bagi pekerja migran yang juga pahlawan devisa negara. Untuk tahap awal, menurut Romi, akan beroperasi dua counter Imigrasi. Jumlahnya akan ditambah jika situasi dan kondisi kedatangan pekerja migran kembali ramai.

Romi menambahkan, jalur khusus pekerja migran ini bertujuan mengurangi antrean penumpang dari luar negeri pada masa pandemi Covid-19 saat ini. Seperti diketahui, kebijakan 'penyambutan' pekerja migran di bandara telah mengalami perubahan. Dulu, TKI yang kembali ke Tanah Air wajib singgah ke Terminal IV atau Selapajang. Kemudian kebijakan itu berubah lantaran banyak temuan pungutan liar kepada para TKI.

Para TKI tiba di bandara seperti penumpang umum. Mereka menjalani prosedur pemeriksaan sebagaimana penumpang pesawat yang datang dari luar negeri. Hanya saja, ada lounge khusus di Teminal 2D bagi pekerja migran yang hendak pulang kampung. Dan mulai 18 Desember 2020 nanti, pemerintah kembali menyediakan jalur spesial sebagai penghormatan bagi pekerja migran.

Mengenai jalur khusus imigrasi ini, Romi menambahkan, ada pula layanan satu atap untuk kelompok prioritas, yakni ibu hamil, lansia, orang dengan bayi dan balita, serta penyandang disabilitas. Fasilitas guna kelompok prioritas ini sudah beroperasi sejak 24 November 2020.

Selain memudahkan penumpang, dia mengatakan, jalur kedatangan untuk kelompok prioritas di Teminal 3 Bandara Soekarno - Hatta ini juga bertujuan mencegah penyebaran Covid-19 pada golongan rentan. Di jalur khusus penumpang prioritas ini tersedia ruangan dengan puluhan kursi yang sudah diberi tanda untuk menjaga jarak. Para penumpang bisa duduk santai sambil menunggu proses pemeriksaan kesehatan dan paspor sambil duduk.

Di ruangan ini, penumpang dari kelompok prioritas menjalani pemeriksaan kesehatan, seperti pengukuran suhu badan hingga proses rapid test yang dilakukan oleh petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan atau KKP. Setelah lulus pemeriksaan kesehatan, penumpang menuju loket imigrasi yang juga tersedia di ruangan itu. Setelah selesai, tinggal berjalan keluar terminal.

Sumber :tempo

No comments

Powered by Blogger.