Presiden Jokowi: Teknologi Berperan Penting untuk Terus Produktif di Masa Pandemi

Presiden Joko Widodo. (Foto: YouTube Google Indonesia)


INDONESIA menjadi salah satu negara yang konsisten mengembangkan berbagai sektor di tengah kemajuan teknologi saat ini. Salah satunya adalah ekonomi digital.

Namun di tengah pandemi virus corona (covid-19) seperti sekarang tentunya menjadi cukup sulit untuk mewujudkan rencana tersebut. Sebab, pandemi menimbulkan berbagai dampak, termasuk di bidang industri.


Menyikapi keadaan ini, Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa kemajuan teknologi harus dimanfaatkan secara positif untuk menuai hasil yang optimal. Sementara di masa pandemi, teknologi berperan penting agar dapat terus produktif.

Kepala Negara melanjutkan, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi sektor yang dipacu untuk mengembangkan diri menjadi lebih digital. Pasalnya, eknomi digital diyakini dapat membuka banyak lapangan kerja baru, karena potensinya dinilai masih besar.

"Krisis harus dimanfaatkan untuk melakukan transformasi dalam menciptakan Indonesia semakin maju. Potensi pasar digital Indonesia masih sangat menjanjikan," ungkap Presiden Jokowi dalam sambutan secara virtual di acara Google for Indonesia 2020, Rabu (18/11/2020).

Sementara Director of Marketing Google Indonesia Veronica Utami mengatakan pandemi membuat penurunan pariwisata sekira Rp85 triliun. Maka itu, Google memberikan program Gapura untuk Wonderful Indonesia. Ini berupa pelatihan gratis bagi pengusaha kecil dan tenaga profesional di sektor pariwisata.


Selain itu, Google akan memberikan bantuan USD10 juta kepada pemilik UKM. Dana tersebut bakal diberikan dengan pinjaman bunga rendah kepada pengusaha kecil yang terdampak covid-19.

Google juga menyediakan fitur "Google My Bussines" untuk membantu pelaku bisnis dalam memasarkan produk secara daring dan akan meraih pelanggan lebih luas lagi.

Kemudian Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang juga hadir dalam acara ini mengatakan Indonesia memiliki potensi ekonomi digital sebesar USD124 miliar atau sekira Rp1.750 triliun pada 2025.

Ia juga memberikan apresiasi kepada Google yang selama ini mendukung Pemerintah Indonesia, terutama dengan program digital.

"Khususnya dalam pelatihan digital dan pembiayaan berbunga rendah senilai USD10 juta kepada UMKM," ujar Airlangga.

"Pemerintah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp695,2 triliun untuk pengendalian pandemi covid-19 dan Rp87,5 triliun untuk pandemi kesehatan. Lalu yang tertinggi adalah UMKM Rp123,46 triliun antara lain subsidi bunga, penjaminan kredit, relaksasi pajak, dan bantuan produktif," lanjutnya.

Pemerintah berharap Google for Indonesia dapat terus berkontribusi dalam melawan berbagai krisis akibat pandemi covid-19. Ini untuk mendorong pertumbuhan Indonesia makin maju dalam berbagai sektor industri di Tanah Air.


Sumber :okezone.com

No comments

Powered by Blogger.