Seorang Ibu Di Swedia Dituduh Mengurung Anaknya Selama 28 Tahun




       Menjaga anak adalah salah satu peran penting yang dilakukan oleh orangtua untuk menghindari hal buruk terjadi padanya, namun terlalu protektif juga tak bagus karena anak akan merasa terkekang. Tindakan terlalu protektif pada anak telah membuat seorang ibu di Swedia berusia 70 tahun diduga telah mengurung putranya dalam apartemen selama 28 tahun.

Seorang ibu di Swedia berusia 70 tahun dituduh telah mengurung putranya yang berumur 41 tahun selama 28 tahun di sebuah Apartemen.

Melansir dari Daily Mail, pria yang diduga telah terkurung selama hampir tiga dekade tersebut ditemukan oleh kerabatnya pada Minggu, 30 November. Pada awal November, diperkirakan sang ibu pergi ke rumah sakit tempat dia dirawat.

Kerabat dari ibu tersebut pada hari minggu berhasil masuk ke apartemennya dan menemukan terdapat banyak sampah. Di dapur menemukan putranya sedang terbaring di atas selimut dengan lantai yang kotor dan berbau busuk dan urin, ia mengatakan bahwa apartemen tersebut sudah tidak dibersihkan selama bertahun-tahun. Pria tersebut saat ditemukan penuh dengan luka yang menutupi kakinya dan bicaranya tidak jelas. Di lukanya yang terbuka terdapat nanah, juga kesulitan berjalan dan berbicara dan hampir tidak memiliki gigi.

Masih melansir dari Daily Mail, kerabat tersebut merasa lega bisa menemukan pria tersebut dengan kondisi hidup, ia menjelaskan bahwa telah lebih dari 20 tahun tidak bertemu dengan pria tersebut, namun pria tersebut bisa mengenalinya dan mengucapkan namanya berulang kali dengan berbisik. 

Dengan kondisi kaki yang terluka dan tidak berjalan, gigi yang banyak hilang dan bicaranya yang tidak jelas tentu menunjukkan bahwa pria berusia 41 tahun tersebut sedang dalam kondisi tak baik.

Melansir dari Mirror, pria tersebut telah dirawat di rumah sakit dan mendapatkan operasi, namun meski harus menjalankan operasi petugas medis menjelaskan bahwa lukanya tidak mengancam nyawa.

Masih melansir dari Mirror, saat ini ibu dari pria tersebut telah ditahan oleh pihak kepolisian dan petugas berwenang juga telah menutup tempat tinggalnya. Polisi saat ini menyelediki lebih lanjut untuk mengetahui seberapa lama sebenarnya pria tersebut dikurung dan motifnya ditahan.

Jaksa Stockholm, Emma Olsson telah memberitahu bahwa ibu pria tersebut telah menyangkal tuduhan kurungan dan cedera tubuh yang ada pada anaknya.

Melansir dari The Guardian, ibunya dianggap terlalu protektif, karena sebelumnya pernah kehilangan anak yang berusia muda. Pria tersebut juga diberikan nama yang sama dengan saudaranya yang telah tiada. Pria tersebut juga dikabarkan dikeluarkan dari sekolah ketika masih berusia 12 atau 13 tahun oleh ibunya.

Masih melansir dari The Guardian, para tetangga mengatakan bahwa mereka tidak melihat pria itu selama bertahun-tahun dan jarang sekali melihat jendela yang terbuka. Seorang tetangga mengaku sesekali berbicara dengan ibunya, namun ketika mencoba memulai topik mengenai pria tersebut ibunya hanya mengatakan anaknya baik-baik saja dan tidak membicarakan hal tersebut lebih lanjut.

Sumber :inews

No comments

Powered by Blogger.