Taiwan mengubah kebijakan untuk melindungi hak-hak warga negara dengan disabilitas

423 peraturan telah dimodifikasi untuk menghapus diskriminasi terhadap penyandang disabilitas

Presiden Tsai (tengah) menerima delegasi dari Eden Social Welfare Foundation 24 Desember 
(foto Kantor Kepresidenan)
TAIPEI - Presiden Tsai Ing-wen (蔡英文) mengatakan Kamis (24 Desember) bahwa pemerintah Taiwan telah mengubah 423 peraturan dan tindakan administratif untuk memastikan hak-hak warga negara penyandang disabilitas.

Dalam pertemuannya dengan delegasi dari Yayasan Kesejahteraan Sosial Eden di Gedung Kantor Kepresidenan, Kamis, Tsai menunjukkan bahwa negara telah membuat kemajuan dalam menciptakan lingkungan yang lebih ramah bagi para penyandang disabilitas. Dia mengucapkan terima kasih kepada yayasan, yang telah mempromosikan dukungan untuk penyandang disabilitas dan kelompok yang terpinggirkan secara sosial sejak 1982.

Tsai mengatakan dia terkesan dengan pekerja sosial Eden dan anggota program kehidupan inklusif berbasis komunitas Xiufeng di New Taipei ketika dia berkunjung pada bulan Agustus. Dia mengatakan yayasan dan presidennya, Cheng Liang (成 亮), telah membawa kegembiraan dan kehangatan bagi masyarakat Taiwan.

Tsai menyebutkan, pemerintah berupaya memperkuat jaring pengaman sosial negara dalam beberapa tahun terakhir dengan bantuan organisasi sipil seperti Eden. Dia menambahkan, 423 kebijakan telah direvisi untuk menghapus teks diskriminatif terhadap penyandang disabilitas dan hanya sekitar 36 kebijakan yang masih perlu diubah.

Presiden berjanji pemerintah akan menginvestasikan lebih banyak sumber daya untuk melindungi hak-hak warga negara penyandang disabilitas di masa depan. Dia juga mengucapkan Selamat Natal kepada publik Taiwan dan akhir yang bahagia di tahun 2020.


Sumber : Taiwan News

No comments

Powered by Blogger.