Tenun Sadu Resmi Jadi Warisan Budaya Tak Benda UNESCO


UNESCO memasukkan tenun tradisional Arab Saudi dan Kuwait, Sadu, dalam daftar Warisan Budaya Tak Benda. Hal tersebut diumumkan dalam pertemuan tahunan UNESCO, pada 14-19 Desember 2020.

Arab News melaporkan, Kamis (17/12/2020), prestasi ini mencerminkan pentingnya pelestarian dan promosi budaya oleh Raja Salman dan Putra Mahkota Mohammed bin Salman.

Tenun Sadu adalah barang Arab Saudi kedelapan yang ditambahkan ke daftar UNESCO, dan mewakili bagian lain dari upaya Kerajaan untuk mendokumentasikan dan memamerkan warisan nasional tak benda secara lokal dan internasional.

Tenun Sadu adalah kerajinan suku kuno yang secara artistik menggambarkan kekayaan warisan budaya orang nomaden Arab.

Tenun ini pertama kali dibuat untuk memenuhi kebutuhan dasar komunitas, dan kemudian menjadi salah satu fitur terpenting dari warisan manusia di Kerajaan Saudi. Tenun ini dikenal dengan warna, desain, dan polanya yang cerah.

Menteri Kebudayaan Arab Saudi Pangeran Badr bin Abdullah bin Farhan mengatakan, pentingnya mendaftarkan benda-benda warisan budaya tak benda ke UNESCO, karena mereka mewakili kedalaman peradaban di Semenanjung Arab.


“Tenun sadu adalah salah satu benda pusaka asli negara kita. Tahun ini, digunakan dalam desain logo KTT G20 yang diselenggarakan Kerajaan,” ujarnya.

Menteri menegaskan bahwa semua otoritas terkait terus berupaya untuk mendapatkan item baru di daftar bergengsi UNESCO, untuk melestarikan dan menjelaskan budaya Arab Saudi yang kaya.


Sumber : okezone.com

No comments

Powered by Blogger.