Waspada, Ini 4 Akibat Dehidrasi pada Tubuh

Sudah tahu kalau sekitar 60 persen tubuh kita terdiri dari air? Beragam organ-organ vital dalam tubuh sebagian besar terdiri dari air. Contohnya otak sekitar 80-85 persen terdiri dari air, ginjal 80-85 persen, atau jantung berkisar 75-80 persen. Oleh sebab itu, kebutuhan cairan tubuh harus diperhatikan. 

Kebutuhan cairan tiap orang berbeda-beda karena dipengaruhi oleh berbagai faktor. Misalnya aktivitas fisik, kondisi lingkungan (panas/dingin), kondisi fisik (sehat atau tidak, wanita hamil), dan hal lainnya. Namun, normalnya orang dewasa membutuhkan sekitar dua liter perhari. 

Nah, pertanyaannya apa sih dampak dehidrasi bagi tubuh kita? Benarkah kondisi ini bisa berakibat fatal? 

Haus Hingga Delerium

Sebelum menjawab pertanyaan di atas, tak ada salahnya untuk mengetahui gejala-gejala dehidrasi. Gejala dehidrasi ini tak semata-mata hanya menyoal dahaga atau kehausan saja.

Dehidrasi bisa memunculkan beragam keluhan pada seseorang. Nah, berikut ini gejala dehidrasi ringan sampai sedang:

  • Haus.
  • Mulut kering atau lengket.
  • Frekuensi buang air kecil menurun.
  • Urine berwarna kuning atau lebih gelap.
  • Kulit kering dan dingin.
  • Sakit kepala.
  • Kram otot.

Sementara itu gejala dehidrasi berat atau parah, yaitu: 

  • Frekuensi berkemih menurun drastis (atau tidak kencing).
  • Urine berwarna kuning sangat tua atau kuning tua.
  • Kulit kering dan keriput.
  • Iritabilitas atau kebingungan.
  • Pusing
  • Detak jantung lebih cepat.
  • Napas menjadi lebih cepat.
  • Mata cekung.
  • Kelesuan.
  • Syok (aliran darah tidak cukup ke seluruh tubuh).
  • Mengingau atau delirium (berkurangnya kesadaran terhadap lingkungan sekitar).


Awas, Dampaknya Tak Main-Main

Air berperan penting di dalam tubuh. Sebut saja memperlancar pencernaan, membasahi mata dan sendi, menjaga kesehatan kulit, hingga membuat zat sisa dan racun. Lalu, apa jadinya apabila tubuh kekurangan cairan? 

1.Syok hipovolemik

Salah satu dampak dehidrasi adalah syok hipovolemik. Kondisi ini terjadi saat tekanan darah dan kadar oksigen di dalam tubuh menurun akibat volume darah berkurang. Hati-hati, kondisi ini bisa berakibat fatal karena dapat mengancam nyawa. 

2.Kejang

Pada beberapa kasus, dehidrasi juga bisa menyebabkan kejang. Pasalnya, dehidrasi bisa menyebabkan ketidakseimbangan elektrolit di dalam tubuh, sehingga otot dapat mengalami kontraksi dan tubuh mengalami kejang-kejang. Kondisi ini juga bisa berujung pada hilangnya kesadaran pengidapnya. 

3.Gangguan ginjal

Jangan main-main dengan dehidrasi yang terjadi secara berkepanjangan atau berulang-ulang, dan dibiarkan tanpa penanganan. Mau tahu akibatnya? Dampak dehidrasi yang satu ini bisa menyebabkan infeksi saluran kemih, batu ginjal, hingga gagal ginjal.


4.Kondisi Lainnya

Ada pula dampak dehidrasi pada tubuh lainnya yang tak kalah bahayanya. Nyatanya, dehidrasi juga bisa menyebabkan volume darah menurun, koma, atau kerusakan otak permanen.

Sumber : Halodoc

No comments

Powered by Blogger.