Ada 'Kuburan Pesawat' di Tengah Gurun Arizona

Pesawat yang tak lagi dipakai atau sedang tak beroperasi biasanya ditempatkan di tengah gurun pasir yang gersang dan gerah.
Pemandangan di Pinal Airpark. (AFP/Christian Petersen)

Lalu lintas penerbangan nampaknya sedikit lengang semasa pandemi virus Corona yang berlangsung sejak awal tahun lalu.

Pesawat yang biasanya diisi penuh terpaksa terlihat lengang dengan aturan jarak fisik yang diberlakukan antarpenumpang. Banyak pula rute penerbangan yang ditutup seiring dengan penguncian wilayah domestik dan mancanegara.

Di saat bandara terlihat sepi pesawat, sebuah kawasan di Arizona, Amerika Serikat, malah terlihat ramai dengan pesawat, yakni "kuburan pesawat" Pinal Airpark.

Pinal Airpark merupakan sebuah lahan yang menampung pesawat-pesawat yang sudah dipensiunkan maskapai.

"Kuburan pesawat" memang sengaja ditempatkan di lingkungan gurun atau semi-gurun.

Minimnya hujan dan kelembaban menawarkan kondisi terbaik untuk penyimpanan pesawat, mengurangi kerusakan dan korosi pada badan pesawat dan komponen pesawat lainnya.

Lahan gersang juga menawarkan tanah kering dan keras yang tidak perlu diaspal. Sepi dan luasnya lahan juga memudahkan urusan memindahkan si burung besi yang berbodi besar.

Lahan seluas 2.080 are yang memiliki satu landasan pacu ini dikelola sebuah perusahaan.

Selain pesawat yang tak lagi digunakan, lahan ini juga menjadi tempat parkir pesawat yang menunggu untuk digunakan.

Suku cadang dari pesawat yang tak lagi beroperasi dan masih berkualitas baik biasanya dipreteli dan digunakan untuk pesawat yang masih beroperasi.

Untuk jenis pesawat yang kedua, perawatannya tetap dilakukan oleh teknisi khusus, sehingga tetap aman saat diterbangkan kembali.

Tak hanya pesawat komersial, pesawat militer juga banyak yang ditempatkan di sini.

Tahun ini, Pinal Airpark disebut lebih padat dari hari biasanya.

Mengutip Mirror, sebanyak lima pesawat "dibuang" di sini per hari sejak awal pandemi virus Corona berlangsung. Per November 2020 tercatat ada 300 pesawat yang menempati lahan Pinal Airpark.

Tahun ini, Pinal Airpark disebut lebih padat dari hari biasanya.

Mengutip Mirror, sebanyak lima pesawat "dibuang" di sini per hari sejak awal pandemi virus Corona berlangsung. Per November 2020 tercatat ada 300 pesawat yang menempati lahan Pinal Airpark.


Sumber : cnnindonesia.com

No comments

Powered by Blogger.