Cerita Misteri Embung Pengantin Sukoharjo, Sosok Ular Berkepala Manusia Kerap Muncul di Hadapan Pemancing

 Foto

Embung Pengantin yang berada di Wirun, Mojolaban, Sukoharjo, Jawa Tengah, merupakan salah satu lokasi spot foto menarik. Dibalik itu Embung Pengantin ini memiliki cerita misteri sangat horor.

Pengelola akun Instagram @misterisolo mengatakan, Embung Wirun Sukoharjo ini awalnya hanya tanah lapang yang digunakan sebagai saluran irigasi DAM dan tanggul.

Akan tetapi, karena bertambahnya tahun, lapangan ini lama-kelamaan berlubang besar dan saat musim hujan menjadi embung seperti saat ini.

"Karena terlalu banyak dipakai untuk pembangunan maka menjadi berlubang besar sehingga ketika musim penghujan volume air yang tertampung semakin banyak hingga menjadi embung seperti sekarang ini," ungkap pengelola akun Instagram @misterisolo.

Embung Pengantin memiliki kisah misteri yang mulai muncul pada 1982. Hal ini dimulai ketika sepasang pengantin baru meninggal tenggelam di embung ini.

Diungkap @misterisolo, hingga kini roh sepasang pengantin itu kerap bergentayangan di Embung Pengantin Sukoharjo.

"Sepasang pengantin yang baru saja menikah tewas tenggelam ditempat ini, karena terpeleset ketika sedang asyik bersenda gurau. Konon, rohnya masih bernaung di tempat dan menampakkan diri pada malam tertentu berupa sepasang kunang-kunang yang berbeda warna," tambah dia.

Ternyata tidak hanya roh sepasang pengantin, ada pula sosok genderuwo, kuntilanak hingga ular berkepala manusia yang bergentayangan di Embung Pengantin.

Namun demikian, sosok ular berkepala manusia inilah yang konon katanya kerap menampakkan diri di hadapan pemancing.

"Ada pula sosok ular dengan wajah manusia yang sering menampakkan diri kepada pemancing, baik dimalam ataupun sore hari. Badan bersisik yang mengkilat hitam muncul bersama kepala perempuan dengan mata yang berwarna kuning secara keseluruhan," beber dia.

Tak hanya ular, ada pula sosok yang menyerupai monyet yang kerap menampakkan diri dengan menari-nari di atas air. "Konon, sosok ini akan hilang jika kita melempar batu besar ke dalam embung," imbuhnya.

Meskipun begitu, dengan dirombaknya Embung Pengantin di Sukoharjo ini membuat kesan angker di lokasi ini seakan-akan memudar. Seperti halnya diungkap @misterisolo.

"Sekarang, embung ini sudah berubah drastis. Kesan angker, kumuh, terbengkalai terasa sudah hilang berganti dengan panorama wisata air dan bunganya. Berkat kerja keras warga sekitar, embung ini sudah berubah menjadi tempat yang ramah wisatawan," tutup dia.

Sumber : correcto.id

No comments

Powered by Blogger.