Jualan Air, Miliarder Ini Jadi Orang Terkaya Keenam Dunia Berharta Rp1.289 Triliun

https: img.okezone.com content 2021 01 07 455 2340621 jualan-air-miliarder-ini-jadi-orang-terkaya-keenam-dunia-berharta-rp1-289-triliun-CdbQLs97M9.jpg
Zhong Shanshan Orang Terkaya di Asia (Foto: Forbes)

Pemilik perusahaan air minum kemasan Nongfu Spring Zhong Shanshan baru saja menerima durian runtuh setelah harta kekayaannya bertambah menjadi USD5,4 miliar.

Kini dia menempati orang terkaya nomor enam di dunia dengan kekayaaan bersih sebesar USD92,1 miliar atau Rp1.289 triliun berkat kenaikan harga saham perusahaannya. Demikian seperti dilansir dari Forbes, Kamis (7/1/2021),

Perusahaan yang terdaftar di Hong Kong go public September lalu; nilai sahamnya meningkat tiga kali lipat selama 4 bulan terakhir, yakni naik 6,5%. Menurut prospektus penawarannya, Zhong memiliki 84,4% perusahaan yang sangat besar, d ia dan kerabat istrinya memiliki 6,2% gabungan tambahan, dan 63 investor lainnya, terutama mantan karyawan dan konsultan, memiliki 6% kolektif.

Meskipun perusahaan menggambarkan dirinya memiliki 14% public float, pada kenyataannya publik memiliki sesuatu yang mendekati hanya 3,5%. Prospektus tersebut menyatakan bahwa secara umum, paling sedikit 25% dari total modal saham yang ditempatkan emiten harus setiap saat dimiliki oleh publik. Perusahaan mengatakan telah memperoleh pengabaian dari persyaratan itu sebelum pencatatan.

Zhong kini menyalip Mukesh Ambani dari India untuk menjadi orang terkaya di Asia bulan lalu. Ambani, senilai USD76 miliar, sekarang berada di peringkat ke-10 dalam peringkat real time Forbes tentang miliarder dunia.

Sebagai informasi, sebelum mencapai puncak kesuksesan dalam berbisnisnya, Zhong dilaporkan putus sekolah dasar selama Revolusi Kebudayaan China dan pernah bekerja sebagai pekerja konstruksi, reporter surat kabar dan agen penjualan minuman.

Dia mendirikan perusahaan pendahulu Nongfu di kampung halamannya di Hangzhou pada tahun 1996. Perusahaan tersebut, yang dikenal dengan air kemasannya, juga menjual minuman kemasan lainnya seperti teh dan jus.

Zhong juga memiliki saham pengendali di Beijing Wantai Biological Pharmacy Enterprise, yang memproduksi alat tes untuk penyakit menular, termasuk Covid-19. Perusahaan go public di Shanghai Stock Exchange pada April 2020; sahamnya telah meningkat 2.500% sejak IPO.



Sumber : okeozone.com

No comments

Powered by Blogger.