Menlu China Kunjungi RI hingga Kasus Mutasi Corona di Jepang

Menlu China Wang Yi (kanan) diagendakan melakukan kunjungan kerja ke Indonesia pada 11-16 Januari 2021. (Foto: Dok. Kemenlu RI)


Jakarta, Serangkaian peristiwa terjadi sepanjang akhir pekan, mulai dari kunjungan kerja Menlu China ke Indonesia hingga mutasi baru virus corona dari Brasil di Jepang. Semua dirangkum dalam kilas internasional.

Menteri Luar Negeri China Bakal Kunjungan Kerja ke RI
Menteri Luar Negeri China Wang Yi akan melakukan kunjungan kerja ke Indonesia, Myanmar, Brunei Darussalam, dan Filipina pada 11-16 Januari 2021.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Hua Chunying menyebutkan Wang memulai kunjungan ke empat negara anggota Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) tersebut dari Myanmar pada Senin (11/1) untuk memenuhi undangan Aung San Suu Kyi.

Dilanjutkan kemudian ke Indonesia atas undangan Menlu RI Retno LP Marsudi. Lalu pada Selasa (12/1), Wang Yi yang juga anggota Dewan Negara China itu dijadwalkan bertemu dengan Menlu Retno dan Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan.


Informasi yang dihimpun ANTARA Beijing, Wang akan melakukan kunjungan kehormatan kepada Presiden Joko Widodo pada Rabu (13/1). Dari Jakarta, Wang akan melanjutkan kunjungannya ke Brunei Darussalam dan Filipina atas undangan Menlu kedua negara itu.

Kasus Varian Baru Covid-19 di China Melonjak Dobel
Jumlah temuan kasus infeksi varian baru virus corona di Provinsi Hubei, China bertambah pada Minggu (10/1) menjadi 69 kasus baru. Hal tersebut mendorong pemerintah setempat untuk mengambil sejumlah langkah penanganan guna menekan laju penyebaran virus baru agar tidak meluas.

Berdasarkan data yang dihimpun AFP, jumlah kasus infeksi varian baru Covid-19 di Hubei hingga Sabtu (9/1) bertambah 36 kasus baru sehingga total keseluruhan infeksi varian baru Covid-19 di China menjadi 69 kasus.

Hal ini mendorong pemerintah China mendorong sejumlah aturan baru. Di antaranya memperketat pergerakan warga di tempat publik hingga mewajibkan pengemudi taksi dan ojek online untuk memindai kode kesehatan penumpang sebelum menaiki armada mereka.

Pejabat kesehatan Hubei, Pang Xinghuo menyatakan aturan baru ini dilakukan setelah pemerintah menemukan kasus baru bersumber dari seorang pengemudi ojek daring di Beijing.

Sementara itu, dalam buletin harian Komisi Kesehatan Nasional China mengatakan 21 kasus infeksi baru yang muncul adalah kasus impor atau dari luar negeri.

Jepang Ungkap Kasus Mutasi Baru Corona dari Brasil
Kementerian Kesehatan Jepang mengungkap temuan kasus infeksi mutasi virus corona dari empat pelancong asal Brasil pada Minggu (10/1).

Kepala Institut Penyakit Menular Nasional Jepang, Takaji Wakita mengatakan jika varian baru ini berbeda dengan yang sebelumnya telah ditemukan di Inggris dan Afrika Selatan. Kendati ketiganya memiliki beberapa utasi virus yang sama.

"Saya memahami varian baru yang berbeda dari Inggris dan Afrika Selatan telah ditemukan," ujar Wakita dalam konferensi pers seperti mengutipReuters.

Seorang pejabat kementerian kesehatan mengatakan jika mereka tengah mempelajari karakteristik varian baru mutasi corona dari Brasil. Termasuk mempelajari seberapa efektif vaksin dapat melawannya dan seberapa serius gejalanya.


Sumber :cnnindonesia.com

No comments

Powered by Blogger.