Pendeta India Tersangka Pemerkosaan Mengerikan Wanita 50 Tahun Ditangkap





     Seorang pendeta kuil, tersangka utama dalam pemerkosaan mengerikan dan pembunuhan terhadap seorang wanita berusia 50 tahun di distrik Badaun, Negara Bagian Uttar Pradesh, India , ditangkap pada Kamis malam.

Polisi sebelumnya menawarkan hadiah uang tunai sebesar 50.000 rupee (USD680) untuk penangkapannya.

Pada hari Minggu, korban yang telah mengunjungi sebuah kuil di desanya ditemukan tewas secara misterius. Keluarga korban menuduh pendeta kuil dan dua pembantunya memerkosa dan membunuhnya.

Menurut polisi, pendeta yang diidentifikasi sebagai Satyanand, bersembunyi di rumah pengikutnya di sebuah desa tempat kejahatan keji itu terjadi.

"Dia akan melarikan diri dari desa ketika penduduk setempat menangkapnya. Mereka menyerahkannya ke polisi," kata Hakim Distrik Kumar Prashant kepada Sputniknews, Jumat (8/1/2021).

Satyanand telah pindah ke distrik Badaun dari distrik Bareilly sekitar tujuh tahun lalu dan awalnya tinggal di kuil.

Polisi mendaftarkan sebuah kasus berdasarkan pengaduan yang diajukan oleh keluarga korban, yang menyatakan bahwa wanita tersebut telah pergi ke kuil pada hari Minggu sore tetapi tidak kembali.

"Kemudian, di malam hari, pendeta bersama dengan dua pembantunya membawa jenazahnya ke rumahnya dan memberi tahu mereka (anggota keluarga) bahwa dia jatuh ke sumur kering yang terletak di area kuil dan mereka pergi," bunyi aduan keluarga korban.

Pada hari Senin, jenazah korban dibawa untuk pemeriksaan post-mortem.

"Laporan autopsi mengonfirmasi pemerkosaan dan menunjukkan luka di organ pribadi. Wanita itu mengalami patah tulang rusuk dan paru-paru kirinya juga rusak karena kekuatan besar. Dia bahkan mengalami patah kaki," kata seorang pejabat polisi senior dari distrik Badaun kepada Sputniknews.

Para pembantu pendeta ditangkap lebih dulu pada Selasa malam. Sementara itu, tim dari organisasi wanita negara bagian setempat, National Commission for Women (NCW), juga menemui anggota keluarga wanita tersebut pada Kamis.

Kepala Negara Bagian Uttar Pradesh Yogi Adityanath telah mengarahkan pihak berwenang untuk mengambil tindakan hukum terkuat terhadap para tersangka dan meminta pejabat polisi senior untuk menyerahkan laporan.

Satgas Khusus Negara Bagian setempat telah diinstruksikan untuk membantu penyelidikan.

Pihak berwenang telah menangguhkan Station House Officer (SHO) atau Pejbat Kantor Polisi setempat karena melalaikan tugas.


Sumber :okezone

No comments

Powered by Blogger.