Pengasuh asing menghadapi tuntutan pidana atas kematian wanita Taiwan

Pengasuh Indonesia menyaksikan wanita lanjut usia berjuang di lantai selama hampir 30 menit

Pengasuh Indonesia menyaksikan wanita tua Taiwan berjuang di lantai. (tangkapan layar rekaman pengawasan)

TAIPEI - Seorang pengasuh Indonesia di Kabupaten Miaoli didakwa dengan pembunuhan lalai (過失 致死 罪) dalam kematian seorang wanita Taiwan minggu lalu, departemen kepolisian setempat mengatakan Minggu (17 Januari).

Rekaman kamera pengintai menunjukkan bahwa wanita Taiwan berusia 74 tahun, bermarga Hu (胡), berjuang untuk bangun dari tempat tidurnya untuk pergi ke kamar mandi Selasa larut malam (12 Januari). Ketika dia jatuh dan kepalanya terbentur di sudut tempat tidur, pengasuh Indonesia berusia 43 tahun, Mimi (蜜 蜜), menolak untuk merawatnya dan menyaksikan perjuangannya di lantai selama hampir 30 menit.



Selama waktu itu, Mimi juga terdengar menyuruh Hu untuk bangun sendiri saat dia meminta bantuan. Saat Hu akhirnya bisa mendekat ke kamar mandi, Mimi kemudian menawarkan bantuannya.

Pada jam 9 pagi Rabu, Hu ditemukan tidak sadarkan diri oleh seorang anggota keluarga dan segera dikirim ke rumah sakit terdekat. Dia meninggal karena pendarahan intraventrikular pada Sabtu (16 Januari), dengan dokter menghubungkan lukanya dengan kekuatan eksternal.

Dalam wawancara pers, putra Hu mengatakan bahwa keluarganya telah mempekerjakan pengasuh Indonesia untuk merawat ibunya setelah dia menderita stroke bulan lalu. Dia mengatakan pengasuh berbohong tentang luka Hu bahkan setelah dia dibawa ke rumah sakit, menekankan bahwa perilaku "keterlaluan" telah menyebabkan kematian ibunya, lapor CNA.

Berdasarkan temuan awal, polisi menyimpulkan bahwa kelalaian pengasuh Indonesia tersebut telah menyebabkan kematian Hu. Dia dibebaskan dengan jaminan NT $ 10.000 (US $ 357) Minggu (17 Januari) menunggu penyelidikan lebih lanjut.
(Jz)

Sumber : Taiwan news

No comments

Powered by Blogger.