Ronald Koeman Bungkam Soal Kartu Merah Messi

Ronald Koeman Bungkam Soal Kartu Merah Messi
Pelatih Barcelona Ronald Koeman enggan mengomentari kartu merah Messi/Foto/Twitter

SEVILLE - Pelatih Barcelona Ronald Koeman enggan mengomentari kinerja wasit Jesus Gil Manzano di final Supercopa de Espana (Piala Super Spanyol) 2020/2021 melawan Athletic Bilbao di Estadio La Cartuja de Sevilla, Seville, Minggu (17/1/2020) malam waktu lokal atau Senin (18/1/2021) dini hari WIB. Barcelona kalah 2-3, dan yang menyakitkan Lionel Messi diusir wasit.

Messi dikeluarkan dari lapangan pada menit-menit terakhir perpanjangan waktu atau menit ke-120 setelah mengasari pemain Bilbao Asier Villalibre setelah tinjauan VAR. Namun, Koeman enggan mengomenatri isndien tersebut.


"Lebih baik jika saya tidak berbicara," kata Koeman dilansir Marca. "Itu hanya pengulangan dan saya tidak suka melakukan itu. Saya tidak akan memberikan pendapat saya."

"Saya mengerti apa yang (Messi) lakukan (mendapat kartu merah). Saya tidak tahu berapa banyak pelanggaran yang mereka lakukan terhadapnya. Dia hanya mencoba menggiring bola dan tidak bisa."

"Apakah saya memaafkan Messi? Saya perlu melihat kejadian itu."

Sebelum pertandingan, ada banyak spekulasi mengenai apakah Messi akan fit untuk bermain mengingat dia absen di semifinal karena cedera.

"Setelah bertahun-tahun bermain sepak bola, dia paham kapan dia bisa bermain dan kapan tidak bisa," ujar Koeman saat membela diri soal pemilihan Messi di starting line-up. "Dia memutuskan untuk bermain dan hanya itu."

Salah satu kegagalan Barcelona adalah bertahan saat lawan mendapat bola mati. Gol Villalibre yang menyamakan kedudukan 2-2 merupakan hasil tendangan bebas Iker Muniain.

"Ini keahlian lawan mengetahui cara bikin pelanggaran dan pemain yang mereka miliki (bisa berbahaya dari bola mati)," lanjut Koeman. "Itu sering terjadi pada kami, kami tidak memiliki pemain tinggi."


Koeman telah mengatakan sebelum pertandingan bahwa memenangkan trofi akan menjadi langkah bagus dalam perkembangan Barcelona sebagai sebuah tim.

"Ini bukan langkah mundur," tambahnya setelah kalah dari Athletic.

"Sebuah trofi menunjukkan bahwa Anda berada di jalur yang benar. Kami akan menunjukkan bahwa kami masih ada di sana (di jalur yang benar). Kami melakukan segalanya untuk memenangkan pertandingan."


Sumber : sindonews.com

No comments

Powered by Blogger.