Taiwan akan meluncurkan satelit buatan dalam negeri ke luar angkasa

CubeSat Taiwan akan menaiki roket SpaceX Falcon-9 pada 21 Januari

YUSAT CubeSat dapat memantau lalu lintas darat dan meningkatkan keselamatan navigasi maritim. (Gambar NSPO)

TAIPEI - Dua satelit mini buatan dalam negeri Taiwan akan diluncurkan ke luar angkasa dari Florida pada 21 Januari, menurut Menteri Sains dan Teknologi Wu Tsung-tsong (吳 政 忠).

Dalam konferensi pers pada Rabu (13 Januari), Wu menunjukkan bahwa Kementerian Sains dan Teknologi (MOST) telah menjajaki inovasi selama delapan bulan terakhir. Dia mengatakan para peneliti dari Organisasi Luar Angkasa Nasional Taiwan (NSPO) mampu mengembangkan tiga satelit mini, juga dikenal sebagai CubeSat (立方 衛星), untuk melakukan tugas luar angkasa seperti pengamatan ionosfer.

Wu mengatakan dua CubeSat, YUSAT ("Yushan," 玉山) dan IDEASSat ("Flying Squirrel," 飛 鼠), akan diangkut ke luar angkasa dengan roket SpaceX Falcon-9 dari Stasiun Angkatan Udara Cape Canaveral pada 21 Januari. Dia mengatakan ini akan menjadi pertama kalinya Taiwan meluncurkan CubeSat-nya.

Menurut NSPO, YUSAT CubeSat dapat memantau lalu lintas darat serta meningkatkan keselamatan navigasi maritim. IDEASSat CubeSat mampu memantau struktur termal, kimia, dan elektro-dinamis dari ionosfer sambil mendeteksi ketidakteraturan plasma yang dapat mengganggu komunikasi radio satelit dan terestrial.



Sementara itu, Wu mengatakan mayoritas satelit yang dikembangkan Taiwan di masa lalu adalah satelit penginderaan jauh dan meteorologi. Dia memperkirakan negara itu akan mengirim satelit komunikasi pertamanya ke luar angkasa pada tahun 2025, sebagai bagian dari program satelit komunikasi orbit rendah senilai NT $ 4 miliar (US $ 142,7 juta) yang diprakarsai oleh MOST tahun ini, lapor CNA.

Taiwan akan meluncurkan satelit buatan dalam negeri ke luar angkasa
YUSAT CubeSat (atas), IDEASSat CubeSat. (Gambar NSPO)

(Jz)

Sumber : Taiwan news

No comments

Powered by Blogger.