Taiwan mengaktifkan sistem peringatan gempa 10 detik

Otoritas cuaca bekerja dengan NEC dalam mengembangkan aparat peringatan mitigasi bencana

CWB, NEC bekerja sama untuk menyebarkan jaringan kabel bawah laut (gambar situs web NEC Taiwan)

TAIPEI - Taiwan telah memasang sistem peringatan gempa yang dapat memberikan peringatan 10 detik sebelum gempa yang akan terjadi di wilayah timur negara itu.

Sebagai hasil dari kolaborasi antara Biro Cuaca Pusat (CWB) dan NEC Taiwan, mekanisme yang baru dirancang akan memungkinkan tanggap darurat 10 detik sebelum gempa dan peringatan 20 hingga 30 menit sebelum tsunami yang terjadi, menurut kepada perusahaan. NEC adalah perusahaan multinasional Jepang yang menyediakan IT dan solusi jaringan.

Sistem ini melibatkan pemasangan jaringan kabel serat optik sepanjang 620 km di sepanjang wilayah pesisir Taiwan timur yang menghubungkan Yilan di utara dengan Taitung dan Pingtung di timur dan selatan. Bagian terdalam dari jaringan ini terletak sekitar 5.800 meter di bawah laut, melebihi ketinggian gunung tertinggi di Taiwan, Gunung Jade, yang tingginya 3.952 meter.

Sebagai bagian dari proyek Marine Cable Hosted Observatory (MACHO) CWB, proyek ini diselesaikan pada bulan Juli dan diresmikan pada Desember 2020. MACHO bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siaga gempa negara dengan stasiun pemantauan bawah laut lepas pantai.


Taiwan rentan terhadap aktivitas seismik karena negara itu berada di Cincin Api Pasifik dan memiliki setidaknya 33 patahan aktif, menurut Survei Geologi Pusat. Bulan lalu, gempa berkekuatan 6,7 skala Richter mengguncang Taiwan timur, gempa terbesar tahun 2020, memicu kekhawatiran tentang gempa yang akan segera terjadi dan berpotensi menghancurkan yang mungkin terjadi di zona subduksi dan berdampak pada Taipei, tulis UDN.
(Jz)

Sumber : Taiwan news

No comments

Powered by Blogger.