Teddy Ngotot Minta Warisan Lina hingga Datangi Pengadilan Agama, Begini Respons Santai Sule

Teddy Ngotot Minta Warisan Lina hingga Datangi Pengadilan Agama, Begini Respons Santai Sule

Komedian Sule beri tanggapan soal kabar Teddy Pardiyana mendatangi pengadilan agama, seakan ngotot ingin bagian dari harta warisan Lina.

Hal tersebut disampaikan dalam video yang diunggah di kanal YouTube KH Infotainment, Selasa (5/1/2021).

Polemik mengenai harta peninggalan Lina Jubaedah hingga kini belum menemukan titik terang.

Sebelumnya, kedua belah pihak saling menjawab pernyataan terkait melalui media.

Beberapa waktu lalu Rizky Febian dan Putri Delina pun sudah melakukan konferensi pers.

Begitu pula dengan pihak Teddy yang diwakili oleh sang pengacara, Ali Nurdin.

Komedian Sule beri tanggapan soal kabar Teddy Pardiyana mendatangi pengadilan agama, seakan ngotot ingin bagian dari harta warisan Lina.

Lantas kini dikabarkan bahwa Teddy sempat mendatangi Pengadilan Agama Bandung, Jawa Barat.

Belum diketahui dengan pasti maksud dan tujuan ia berkunjung ke sana bersama Ali Nurdin.

Namun Teddy merasa bahwa ia dan anak Lina, Bintang masih berhak atas warisan.

Ia berusaha agar dirinya dan Bintang yang disebut masih berhak mendapatkan bagian.

Seolah ngotot minta warisan sang mantan istri, Sule pun memberikan tanggapan.

Sang komedian mengatakan untuk soal ini sudah diurus oleh pengacara Rizky Febian dan Putri Delina.

"Udah ada yang ngurusinlah, pengacara Iky sama Putri," terang Sule.

Lantas, kini Sule merasa sudah tidak ada urusan dengan Teddy maupun harta warisan.

Lantaran setelah bercerai, ia ikhlas memberikan harta gono gini yang sekarang diributkan.

"Nggak ada urusan, sama saya mah udah nggak ada lagi.

Kata Kuasa Hukum Teddy soal Harta Warisan Lina

Teddy masih inginkan harta warisan mendiang Lina, melalui Ali Nurdin minta aset dikumpulkan hingga dibagi dua.

Hal tersebut disampaikan dalam video yang diunggah di kanal YouTube KH Infotainment, Selasa (29/12/2020).

Ali Nurdin justru meminta pada pihak Rizky Febian agar sebagai pengacara harus memahami dan kuasai perihal hukum waris serta hukum perkawinan.

Menurutnya warisan bisa bersumber dari mana saja termasuk harta gono gini saat perceraian sebelumnya.

Sehingga dalam polemik ini, Teddy masih berhak atas harta gono gini Lina saat bercerai dari Sule.

Disebutkan penghitungan warisan bisa berasal dari pertambahan harta selama pasangan suami istri menikah.

"Jadi gampang tanggal 1 nikah, tanggal 10 cerai dari 1 sampai 9 itung aja hartanya ada berapa."

"Misalnya nambah rumah 10, nambah mobil 5, piring, gelas, tv itung aja semua, dibundel dulu, dibundel baru dibagi dua" tambah Ali Nurdin.

Dikarenakan Lina meninggal dunia, maka diberikanlah semua aset peninggalan pada ahli warisnya.

Teddy Pardiyana masih inginkan harta warisan mendiang mama Rizky Febian, Lina Jubaedah, melalui pengacaranya minta aset dikumpulkan hingga dibagi dua.

Yakni anak-anaknya, yang mana Teddy juga berhak atas aset peninggalan mantan istri Sule itu.

"Mudah sebetulnya kalau ada kemauan dan iktikad baik untuk menyelesaikan masalah ini gitu," tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Ali Nurdin juga menjawab pertanyaan Rizky Febian soal haknya.

Melalui konferensi pers beberapa waktu lalu, putra sulung Sule dan Lina mempertanyakan uangnya yang ada di dalam aset sang mama.

Terkait itu, Ali Nurdin justru melontarkan sindiran pada pihak Rizky Febian.

Menurutnya terasa aneh karena menagih haknya dan minta pertanggungjawaban ke orang yang salah.

"Soal uang yang dititipkan itu, dititipkan ke siapa?. Masa nitipnya ke X nagihnya ke Z 'kan nggak nyambung juga," ucap Ali Nurdin.

Kemudian, ia memberikan solusi seharusnya tinggal melacak aliran dari dana tersebut.

Sebagai pengacara, Ali Nurdin pun berharap Teddy tak mengambil hak yang bukan bagiannya.

"Tanyakan dulu 'kan setelah almarhum meninggal tinggal dilacak tuh," bebernya.

Pengacara Teddy menambahkan seharusnya untuk membuktikan aset Rizky Febian yang dimaksud sangat mudah.

Sehingga tak perlu terlalu berkepanjangan dan berlarut seperti sekarang ini.


Sumber : detik.com

No comments

Powered by Blogger.