Wasit Laga AC Milan vs Juventus Dinilai Berkinerja Buruk


https: img.okezone.com content 2021 01 08 47 2340806 wasit-laga-ac-milan-vs-juventus-dinilai-berkinerja-buruk-ZQYXZRKMmR.jpg
Massimiliano Irrati (kanan) tidak bertugas dengan baik (Foto: Juventus)

MILAN – Laga akbar antara AC Milan vs Juventus pada pekan 16 Liga Italia 2020-2021 menyisakan pertanyaan soal kinerja wasit Massimiliano Irrati. Sang pengadil mendapat sorotan tajam dari dua media ternama Italia, La Gazzetta dello Sport dan Corriere dello Sport, karena dinilai merugikan kedua tim.

Pertandingan yang berlangsung di Stadion San Siro, Kamis 7 Januari 2021 dini hari WIB itu berlangsung seru dan penuh aksi. Juventus mampu mengunci kemenangan penting dengan skor 3-1 yang sekaligus mengakhiri catatan tidak terkalahkan AC Milan di Liga Italia 2020-2021.

Lazimnya partai-partai besar lain, selalu ada cerita menarik yang terus dibahas. Kali ini, sorotan tersebut mengarah kepada kinerja wasit Massimiliano Irrati. Pria berusia 41 tahun itu dinilai luput dalam mengambil sejumlah keputusan penting yang mengubah jalannya laga.

Suasana laga AC Milan vs Juventus

Dilansir dari Football Italia, Jumat (8/1/2021), sejumlah keputusan Irrati pada laga tersebut patut dipertanyakan. Salah satunya adalah ketika AC Milan mencetak gol balasan lewat kaki Davide Calabria di menit 41.

Kedua media Italia ternama itu sama-sama sepakat gol seharusnya dianulir. Sebab, Hakan Calhanoglu dinilai melakukan pelanggaran saat merebut bola dari penguasaan gelandang Juventus Adrien Rabiot. Untuk yang satu ini, sorotan juga mengarah kepada Daniele Orsato yang bertugas di VAR.

Mengapa demikian? Sesuai aturan, VAR seharusnya memberi tahu wasit di lapangan jika ada dugaan pelanggaran dalam proses terciptanya gol. Pada kasus ini, Daniele Orsato tidak sama sekali memberi tahu Massimiliano Irrati untuk mengecek lewat tayangan video soal potensi terjadinya pelanggaran.

Kesalahan kedua melibatkan pelanggaran Rodrigo Bentancur terhadap Samu Castillejo. Gelandang berpaspor Uruguay itu beruntung lolos dari kartu kuning kedua. Irrati menilai pelanggaran terhadap Castillejo tidak layak diganjar kartu.

Terakhir, Massimiliano Irrati juga tidak memberikan hadiah penalti kepada AC Milan di menit-menit akhir. Gantian kali ini Adrien Rabiot yang dinilai telah melakukan pelanggaran terhadap Brahim Diaz. Tiga keputusan itu membuat Irrati mendapat nilai buruk, yakni 4 dan 4,5.

Massimiliano Irrati mengawasi pertandingan (Foto: AC Milan)

Kepemimpinan Massimiliano Irrati yang buruk itu memang merugikan kedua kesebelasan. Cerita berbeda mungkin terjadi andai insiden-insiden tersebut tidak luput dari pengamatan, terutama bagi AC Milan. Bila Bentancur diusir keluar, Juventus tentu akan kesulitan mengimbangi karena kurang jumlah pemain.

Apa daya, pertandingan sudah selesai. Rossoneri beruntung karena pesaing terdekat mereka, Inter Milan dan Napoli, sama-sama menelan kekalahan. Posisi AC Milan di puncak klasemen tidak tergoyahkan dengan nilai 37 dari 16 pertandingan.


Sumber : okezoen.com

No comments

Powered by Blogger.