4 Fakta Mujenih, Petugas KRL yang Temukan Uang Rp 500 Juta Lalu Dikembalikan



    Baru-baru ini kabar mengenai sosok pria yang menemukan uang Rp 500 juta di gerbong KRL hangat diperbincangkan publik. Sosok pria yang jujur ini pun mencuri perhatian dan ramai di media sosial. Pria tersebut adalah petugas kebersihan yang menemukan uang Rp 500 juta ketika kereta sedang berhenti di stasiun Bogor, Jawa Barat.

Sosok pria yang menemukan uang Rp 500 juta tersebut bernama Mujenih. Uang tersebut ditemukan Mujenih di gerbong kereta dan kemudian dikembalikan kepada team PS Stasiun Bogor. Sikap jujur yang dilakukan oleh Mujenih tersebut tentunya menuai pujian dari warganet dan aksi kejujuran Mujenih viral di media sosial.

VP Corporate Communications KCI, Anne Purba mengatakan, petugas memang selalu mengembalikan barang yang ditemukan di KRL. Mujenih menuturkan jika sebelumnya uang tersebut ditendang-tendang karena dikira sampah oleh penumpang kereta.

"Di gerbong tiga dari belakang, ada di bawah kursi prioritas. Sempat ditendang-tendang, dikira itu sampah," kata Mujenih.

Berikut Liputan6.com merangkum dari berbagai sumber tentang 4 fakta sosok Mujenih, pria yang menemukan uang Rp 500 juta di gerbong KRL,

Sosok pria bernama Mujenih yang menemukan uang Rp 500 juta di gerbong KRL ini berusia 30 tahun. Mujenih berdomisili di Kecamatan Bojonggede Kabupaten Bogor.

Pria tersebut menemukan uang tersebut ketika kereta sedang parkir di stasiun Bogor, Jawa Barat. Mujenih sudah 3 Tahun Bekerja di PT Kereta Commuter Indonesia (KCI).


Mujenih mengaku tak kaget ketika menemukan uang tersebut di gerbong kereta. Menurutnya uang tersebut adalah hak orang lain dan harus dikembalikan. Aksi mulia yang dilakukan oleh Mujenih ini pun menjadi viral di media sosial.

Uang senilai Rp 500 juta ini ditemukan dalam kantong plastik yang sebelumnya dikira sampah. Mujenih juga memaparkan jika sebelumnya uang tersebut ditendang-tendang karena dikira sampah.

Penemuan uang yang sebelumnya dikira sampah ini tergeletak di gerbong kereta saat parkir di Stasiun Bogor Jawa Barat. Penemuan setumpuk uang pecahan Rp 100 ribu itu terjadi sekitar pukul 15.30 WIB pada 

"Awalnya saya lagi kerja, terus kata keamanannya ada bungkusan, sampah atau apa ya, saya buka berdua sama dia. Pas lihat, saya langsung kembalikan saja ke PS (passanger service) Stasiun Bogor," terang pria yang sudah tiga tahun bekerja di PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) itu.
Uang yang ditemukan di gerbong kereta ini sudah diambil pemiliknya. Setelah Mujenih mengembalikan uang tersebut kepada Passenger Service (PS) Stasiun Bogor, pemilik uang tersebut langsung datang mengambilnya setelah berselang 10 menit.

"Dia turun dari jalur lima, sempat nyariin di jalur empat. Sekitar 10 menit diserahkan ke PS, dia datang langsung," terang Mujenih.
Petugas Kereta Commuter Indonesia menuturkan jika selalu mengembalikan barang yang ditemukan melalui aplikasi lost and found.

"Setiap hari kami selalu mengembalikan apa pun yang ditemukan di KRL melalui aplikasi lost and found," tutur VP Corporate Communications KCI, Anne Purba.

Dia menegaskan, petugas mengembalikan uang temuan tersebut bukan karena nilainya sangat besar. Namun karena setiap barang yang ditemukan harus dikembalikan kepada pemiliknya.

"Bukan karena nilainya Rp 500 juta, tapi apa pun barang yang ditemukan akan kami follow up melalui lost and found," ujarnya.

Sumber :liputan6

No comments

Powered by Blogger.