Australia Gelar Vaksinasi COVID-19 dengan Pfizer pada 22 Februari 2021


 

     Vaksin COVID-19 dari Pfizer telah tiba di Sydney, Australia pada Senin 15 Februari. Rencananya, vaksinasi akan dimulai pada Senin pekan depan 22 Februari 2021. 




Dilansir ABC Indonesia, ada 142 ribu dosis vaksin Pfizer tiba di Sydney sehingga mulai Senin 22 Februari program vaksinasi di Australia akan dimulai.

"Sekarang vaksin itu akan mendapat pengecekan, khususnya untuk memastikan suhu selama penerbangan tetap terjaga, guna memastikan vaksin itu akan bermanfaaa t dan tidak mengalami kerusakan," kata Menkes Hunt.

Vaksin Pfizer ini harus disimpan di suhu antara minus 60 sampai 90 derajat Celcius.

Pemerintah Australia akan mendistribusikan 80 ribu dosis vaksin minggu depan, dengan 50 ribu dosis akan dikirim ke negara bagian untuk vaksinasi bagi petugas kesehatan dan petugas di garis depan karantina, dan 30 ribu untuk staf di rumah layanan lansia dan difabel.

Minggu lalu Perdana Menteri Scott Morrison mengatakan 10 juta dosis vaksin Pfizer tambahan sudah berhasil diperoleh, sehingga secara total Australia akan memiliki 20 juta dosis vaksin Pfizer.

10 juta warga Australia akan bisa mendapatkan vaksin dengan masing-masing orang mendapatkan dua kali suntikan dengan jeda waktu dua minggu.

Menkes Greg mengatakan sekitar 60 ribu dosis vaksin sudah akan diberikan di akhir bulan, sehingga program ini lebih cepat dari perkiraan.

"Kita sekarang memiliki waktu untuk melakukan persiapan untuk melihat apakah ada masalah yang muncul," kata Greg.

"Kami harus bersikap realistis, karena bisa jadi ada vaksin yang rusak."

"Juga kemungkinan ada hal lain yang terjadi, kami harus melihat berbagai kemungkinan ada saja yang akan terjadi selama program vaksinasi."Greg menambahkan jika vaksin Oxford University-AstraZeneca vaccine disetujui penggunaannya di Australia, maka produksi vaksin dan program vaksinasi akan meningkat tinggi.

"Dengan itu sekitar 1 juta orang bisa divaksinasi di akhir Maret, bila vaksin itu ada," katanya. "Di akhir Maret akan ada sekitar 2 juta dosis vaksin yang akan tiba."

Sumber :Liputan6

No comments

Powered by Blogger.