Begini Cara Mencegah Sakit Maag Kambuh saat Sibuk Bekerja


Sakit maag adalah keluhan kesehatan yang umum di kalangan pekerja kantoran. Hal itu karena tekanan pekerjaan bisa membuat seseorang menjadi stres dan mengembangkan gaya hidup tidak sehat, seperti makan tidak teratur, tidak memerhatikan asupan makanan yang dikonsumsi, merokok, dan lain sebagainya.

Ketika kambuh, sakit maag bisa menimbulkan sejumlah gejala yang tidak nyaman, seperti sakit perut pada bagian atas, sering bersendawa, dan perut kembung. Kondisi tersebut tentunya bisa menghambat kamu untuk menyelesaikan pekerjaan tepat waktu. Oleh karena itu, ketahui cara mencegah sakit maag kambuh saat sibuk bekerja di sini.

Apa Itu Sakit Maag?

Meskipun keluhan kesehatan yang satu ini sudah sangat umum, tapi mungkin masih ada orang yang belum tahu bahwa sakit maag sebenarnya bukanlah penyakit, melainkan gejala-gejala seperti sakit perut dan perasaan kenyang segera setelah kamu mulai makan. Sakit maag adalah istilah untuk menggambarkan ketidaknyamanan pada perut bagian atas.

Masalah kesehatan ini biasanya tidak disebabkan oleh kondisi yang serius dan bisa sembuh dengan perubahan gaya hidup dan pengobatan. Namun, sakit maag juga bisa menjadi gejala dari penyakit pencernaan lainnya.

Penyebab Sakit Maag 

Ada banyak hal yang bisa menyebabkan sakit maag. Namun, penyebab munculnya gangguan kesehatan tersebut biasanya terkait gaya hidup dan bisa dipicu oleh makanan, minuman atau obat-obatan. Berikut ini penyebab umum sakit maag:

  • Makan berlebihan atau makan terlalu cepat.
  • Makanan berlemak, berminyak, atau pedas.
  • Terlalu banyak mengonsumsi kafein, alkohol, coklat, atau minuman berkarbonasi.
  • Merokok.
  • Kegelisahan.
  • Antibiotik tertentu, obat pereda nyeri, dan suplemen zat besi.

Selain itu, sakit maag juga bisa disebabkan oleh kondisi pencernaan lainnya, seperti:

  • Radang lambung (gastritis)
  • Tukak lambung.
  • Penyakit Celiac.
  • Batu empedu.
  • Sembelit.
  • Peradangan pada pankreas (pankreatitis).
  • Kanker perut.
  • Penyumbatan usus.
  • Penurunan aliran darah di usus (iskemia usus).

Gejala-gejala Sakit Maag

Saat mengalami sakit maag, kamu mungkin akan mengalami satu atau lebih gejala berikut:

  • Merasa kenyang lebih awal saat makan. Padahal kamu belum makan terlalu banyak, tapi kamu sudah merasa kenyang dan mungkin tidak bisa menghabiskan makanan.
  • Perasaan kenyang tidak nyaman setelah makan. Perasaan kenyang tersebut berlangsung lebih lama dari yang seharusnya.
  • Ketidaknyamanan di perut bagian atas. Kamu bisa merasa nyeri ringan hingga parah di area antara bagian bawah tulang dada dan pusar.
  • Terbakar di perut bagian atas. Kamu bisa merasakan panas yang tidak nyaman atau sensasi terbakar di antara bagian bawah tulang dada dan pusar.
  • Kembung di perut bagian atas. 
  • Mual atau perasaan ingin muntah.


Cara Mencegah Sakit Maag
Nah, ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk mencegah sakit maag agar tidak mengganggu pekerjaan kamu, yaitu:
Perhatikan jenis makanan yang dikonsumsi. Sebaiknya hindari makanan yang memicu gangguan pencernaan, seperti makanan yang pedas, asam, dan berlemak.
Perhatikan pola makan. Bila kamu punya sakit maag, sebaiknya makan lima atau enam porsi kecil dalam sehari, bukan tiga kali makan dalam porsi besar.
Jangan makan dengan terburu-buru saat kamu sedang sibuk. Namun, duduklah dan luangkan waktu kamu untuk fokus pada makanan kamu dan kunyahlah dengan seksama, setidaknya selama 20 menit sebelum kamu melanjutkan aktivitas.
Jangan makan saat stres. Usus kamu bereaksi terhadap semua bentuk stres, sehingga bisa menjadi kurang efektif dalam mengurai makanan dalam kondisi tersebut.
Batasi merokok. Selain risiko kesehatan lain yang bisa ditimbulkannya, merokok juga bisa memicu produksi asam lambung yang memperburuk refluks asam. (JX)

Sumber : Halodoc

No comments

Powered by Blogger.