Bikin Merinding! Sopir Taksi Online Ini Rasakan Hal Mistis, Nyaris Terjun ke Jurang



Sopir taksi online di wilayah Kuningan, Jawa Barat bernama Yayat nyaris terjun ke jurang ketika akan mendapatkan orderan di wilayah Ciperna, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.

"Itu posisinya belum selesai order dari Jalaksana ke Batik Residence, nah sudah ngedrop, tadinya mau ambil orderan itu," ungkap Yayat ketika dikonfirmasi MNC Portal Indonesia.

Yayat mengaku mengantar penumpang dari Jalaksana ke Batik Residence Ciperna, ketika itu sekitar pukul 20.00 WIB. Sebelum sampai ke tempat tujuan, kata dia, orderan kedua masuk.

"Pas selesai sampai tujuan, saya terima orderan ke dua tuh, nah saya buka google map dulu, posisi kalau balik dari Batik Residence ke Jalan Raya sekitar 4 kilometer ke titik jemput orderan ke dua," kata Yayat.

Yayat mengaku, tak curiga dengan pesanan itu, karena berdasarkan jalan yang ditempuh sesuai dengan rute yang tertera di google map tidak ada yang janggal.

"Tetapi semakin dekat ke titik jemput, gak taunya sekitar 300 meter ke titik jemput ternyata jalanya mengecil, pas di jembatan itu keliatan jalannya cuma untuk motor, di situ kaget, lah dari jalan gede jadi nyiut," ungkap Yayat
Karena merasa tak memungkinkan, Yayat pun lantas berencana memutar balik dari jalan tersebut dengan cara kendaraan roda empat yang dibawanya mundur.

"Karena gak memungkingkan, karena jalan pas-pasan. Terus saya coba jalan mundur, eh ternyata baru 30 meter, satu roda ban kanan itu turun ke bahu jalan, begitu ngeh kerasa turun, langsung rem, saya coba oper gigi maju, ternyata mobil malah muter gak mau jalan, dicoba lagi tapi tetep gak mau," beber dia.

Untuk memastikan kendaraannya, Yayat pun akhirnya memilih untuk turun dari mobil dengan maksud sekaligus mengganjal roda belakang bagian belakang yang terperosok.

"Akhirnya coba turun, tak lihat ban udah di ke bawah, dari situ saya nyari batu dengan tujuan mau mengganjal supaya gak muter, baru selesai naro batu untuk ganjal roda belakang kanan, lari ke depan mau liat posisi mobil, begitu liat arah mobil kok mobil di bawah," jelas Yayat.

Yayat mengaku tidak begitu "ngeh", ketika itu mobilnya direm tangan atau tidak. Pasalnya, kata dia, mobil yang dibawanya itu berhenti di tempat datar.

"Tapi menurut logika itu jalan rata, gak mungkin mobil tiba-tiba jalan sendiri, gak terasa kalau mobil itu mundur sendiri soalnya jarak dari posisi saya ke mobil cuma 2 meter, kalau mobil gerak itu keliatan," kata Yayat.

Yayat merasa peristiwa yang dialaminya itu janggal. Terutama ketika dirinya dievakuasi oleh rekan-rekan sopir taksi online yang telah dihubungi sebelumnya.

"Gak tau ini kayanya ada sesuatu yang diluar nalar, karena sebelumnya waktu temen-temen berusaha evakuasi banyak hal-hal janggal, yang dialamin. Dan puncaknya waktu sudah beres evakuasi, ternyata rumah kita singgahi untuk istrahat, pas kita mau bubar, istri dari temen kita itu malah kaya kemasukan gitu," jelas Yayat.






Karena takut terjadi suatu hal, Yayat bersama rekan-rekan sopir taksi online memilih untuk bertahan di rumah, yang dijadikan untuk istrahat setelah mengevakuasi dirinya.

"Sampai pagi kita stay disitu, subuh baru sadar dan ternyata, setelah hari kejadian itu, istri dari temen yang bantu evakuasi sehariaan itu kerasa terus, sebentar sadar sebentar kerasa lagi, gak tahu kayanya ada hal-hal yang tak kasat mata," ungkap dia.
Peristiwa yang dialami Yayat pun sebelumnya sempat viral di pesan WhatsApp. Pasalnya, pertolongan atau evakuasi yang dialami sang sopir dengan mobilnya yang nyaris masuk jurang direkam dalam video.

Kini, videonya viral dan menyebar di media sosial, terlebih di grup-grup pesan WhatsApp warga Kuningan, karena mereka merasakan adanya hal mistis di lokasi kejadian.

"Kejadian itu malam Jum'at sekitar pukul sembilan malam. Awalnya, saya biasa mengikuti arah google map akibat pesanan atau order masuk. Namun pas ditengah perjalanan sewaktu hujan, ban belakang mobil saya keluar bahu jalan. Sehingga roda tak bisa bergerak, baik maju maupun mundur," tambah Yayat.

Pengalaman aneh juga dirasakan Yayat jauh sebelum kejadian tersasar menjemput orderan ini. Hal itu dirasakan Yayat, ketika mendapat orderan untuk mengantar penumpang di daerah Kuningan di bayar dengan daun.

"Ya, diketahui di bayar pakai daun itu saat mau bayar bensin di pom. Disana, petugas SPBU menegur, mas itu mah daun," jelas Yayat.

Dari sana, Yayat merasa terkejut dan mohon maaf kepada petugas SPBU. Setelah diperiksa melalui history aplikasi terakhir menurunkan penumpang, dirinya terkejut bukan kepalang. "Penumpang perempuan yang diturunkan di dekat makam dan itu sesuai titik orderan masuk," ungkap Yayat.

Selama tiga tahun bergelut di usaha driver online, kata Yayat, pengalaman itu terjadi di daerah Kuningan dan sekitar Cirebon. "Iya, itu pernah terjadi masih di Kuningan dan Cirebon. Sedangkan, saat dapat orderan keluar daerah justru tidak terjadi seperti ini," ujarnya

Sumber :Sindonews.com

No comments

Powered by Blogger.