BP2MI Berharap Taiwan Buka Kembali Pengiriman PMI, Berikut Tanggapan Depnaker dan CECC Taiwan


BP2MI kembali mengadakan pertemuan dengan TETO untuk membahas tentang penetapan 90 Lab. untuk test Covid-19 bagi PMI dan berharap Taiwan membuka kembali penempatan PMI.

Seusai mengadakan pertemuan, TETO melaporkan ke pemerintah Taiwan terkait penetapan Laboratorium yang dikeluarkan oleh depkes Indonesia dan adanya 6.000 PMI yang siap diberangkatkan ke Taiwan.

Menanggapi hal tersebut, kementerian tenaga kerja Taiwan mengatakan bahwa pihaknya akan membahas terlebih dahulu dengan CECC Taiwan.

Adapun wakil kepala Badan Pengembangan Tenaga Kerja transnational (WDA) Taiwan, Su Yu-Guo, mengatakan, tindakan pemerintah Indonesia dengan meningkatkan kualitas skrining merupakan langkah yang positif.

Su Yu-Guo menegaskan, penanganan pencegahan epidemi dan keselamatan masyarakat di Taiwan merupakan prioritas utama. Terlebih lagi kasus yang terkonfirmasi Covid-19 di Indonesia saat ini masih banyak.

Untuk itu, setelah menerima pemberitahuan dari perwakilan Taiwan di Indonesia WDA kemudian menyerahkannya ke CECC untuk dievaluasi dan membahasnya.

Sementara itu, komandan CECC, Chen Shi-zhong hari ini (2/2) dalam siaran persnya mengatakan, untuk selanjutnya tentang kebijakan pekerja migran akan dinegosiasikan dengan depnaker.

Apabila kebutuhan pekerja migran memang benar-benar sangat mendesak maka akan mempertimbangkan pencabutan larangan.

Akan tetapi, untuk tahap permulaan akan tetap melakukan pengontrolan jumlah totalnya.

Sumber :LiputanBmi.com

No comments

Powered by Blogger.