Cara Menanam Tomat agar Subur dan Berbuah Banyak

Tomat (Shutterstock)

Cara menanam tomat menjadi hal yang dicari masyarakat. Dikarenakan, masa pandemi Covid-19 ini banyak orang yang bercocok tanam di lahan kosong tersedia di rumah.

Seperti diketahui, tomat adalah salah satu sayuran yang diusahakan oleh petani di Indonesia. Tomat juga memiliki rasa yang segar, juga memiliki kandungan vitamin dan mineral. Ditambah mengandung zat karbohidrat, protein, lemak, dan kalori.

Banyak keuntungan bercocok tanam tomat yang didapat. Karena lahan yang digunakan tidak perlu yang luas. Dikutip dari buku berjudul "Budidaya Tanaman Tomat Secara Komersil", Selasa (16/2/2021) yang ditulis oleh Tim Penulis PS (Penebar Swadaya), begini cara bercocok tanam tomat dengan baik dan benar.

Tomat tak harus dibudidayakan secara besar-besaran. Lahan yang sempit atau pot bisa dimanfaatkan untuk menanam tomat, baik di musim hujan maupun musim kemarau.

Tomat juga merupakan tanaman yang tidak sulit saat di budidaya. Tanaman ini bisa hidup di dataran rendah sampai dataran tinggi, asal tanahnya tidak becek atau tergenang. Ketika menanam tomat begini langkah awal yang harus dilakukan:

1. Pilih tomat yang bagus dan benar-benar matang (sehat dan tua di pohon)

2. Setelah dipetik biarkan selama dua atau tiga hari sampai buah merekah dan berair

3. Pisahkan biji dari bagian yang lain

4. Cuci biji tomat yang sudah dipisahkan, lalu keringkan

5. Benih yang sudah kering dapat disimpan dalam wadah kaleng atau botol

6. Simpan benih di tempat yang sejuk dan kering

Masa tanam tomat yang tepat adalah ketika musim hujan berakhir, sekitar bulan April dan Mei. Frekuensi hujan sudah berkurang, dan cuaca yang cerah dan tanah tidak becek.

Sementara itu, Kementerian Pertanian pun memberikan cara menanam tomat. Berikut tips dari Kementan melansir akun instagramnya:

1. Sebar bibit dan beri jarak

Jika memulai menanam tomat dari biji, letakkan 3-5 benih tomat dalam tray semai yang sudah diberi tanah. Perlu diingat untuk tidak menanam benih terlalu dalam dan memberikan jarak.


2. Beri banyak cahaya

Bibit tomat membutuhkan cahaya langsung yang kuat. Untuk itu, bisa menggunakan beberapa jenis pencahayaan tanaman buatan selama 14 hingga 18 jam setiap hari.


3. Letakkan di tempat yang sering terkena angin atau beri kipas angin

Tanaman tomat perlu bergerak dan bergoyang tertiup angin untuk mengembangkan batang yang kuat.


4. Panaskan dulu media tanahnya

Tomat menyukai panas. Tomat tidak akan benar-benar tumbuh sampai suhu tanah dan udara tetap hangat.

5. Kubur batangnya

Tanam tanaman tomat lebih dalam sampai ke beberapa daun teratas. Jika ditanam dengan cara ini, tomat mampu menumbuhkan akar di sepanjang batangnya.

6. Mulsa atau tutupi tanah

Jika menanamnya di halaman atau di tanah, biarkan tanah tertutupi mulsa hingga menghangat.

7. Potong daun bawah

Setelah tanaman tomat mencapai tinggi sekitar 1 meter, buang daun dari kaki bagian bawah batang.

8. Menjepit dan memangkas

Jepit dan buang daun yang ada di sendi di antara dari dua cabang tanaman. Bagian ini tidak menghasilkan buah dan akan mengambil energi dari sisa tanaman.

9. Siram secara teratur

Siram secara teratur saat buah sedang berkembang. Penyiraman yang tidak teratur akan menyebabkan pembusukan ujung bunga dan pecah-pecah.


Sumber : okezone.com

No comments

Powered by Blogger.