Gempa Magnitudo 4,3 Melanda Cilacap, Getarannya Sampai ke Pangandaran


 

     Gempa bumi Magnitudo 4,3 melanda Cilacap, Rabu (3/2/2021) sekitar pukul 06.39 WIB. Kepala Balai BMKG Wilayah II Tangerang Selatan Hendro Nugroho mengatakan, hasil analisa BMKG menunjukkan, pusat gempa (episentrum) terletak pada koordinat 8.43 LS dan 108.93 BT, atau tepatnya berlokasi di Laut pada jarak 78 Kilometer Barat Daya Cilacap Jawa Tengah, pada kedalaman 64 Kilometer.




"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat aktivitas zona subduksi Lempeng Indo-Australia yang menunjam ke bawah Lempeng Eurasia," ujar Hendro.

Hendro menjelaskan, dampak gempa bumi yang digambarkan oleh peta tingkat guncangan (shakemap) BMKG dan berdasarkan laporan dari masyarakat, gempa bumi ini dirasakan di wilayah Salopa, Pangandaran, Ciamis, Karangnunggal dan Lebeng dengan skala Intensitas II MMI atau getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

Namun hingga saat ini ucap Hendro, belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempa Cilacap tersebut. Hingga pukul 07.27 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock).

"Kepada masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya," katanya menambahkan.

Sumber :Liputan6

No comments

Powered by Blogger.