Historia Bisnis : Hary Tanoe Beli Saham Astra International (ASII)?

PT Bhakti Investama Tbk. dikabarkan menjajaki pembelian 45 persen saham PT Astra International Tbk., yang akan dilepas oleh Badan Penyehatan Perbankan Nasional pada 2000. Emiten berkode saham BHIT itu disebut-sebut berencana membentuk konsorsium investor untuk memuluskan langkah.

Rencananya, konsorsium tersebut akan terdiri atas fund lokal dan asing. Alasannya, seperti dikatakan Presiden Direktur (Presdir) Bhakti Investama Hary Tanoesoedibjo, akan ideal jika investor lokal juga terlibat.

Hal itu disampaikan bos Grup MNC tersebut kepada Bisnis Indonesia seperti dilaporkan di harian tersebut edisi 14 Februari 2000 dengan judul Bhakti bentuk konsorsium untuk beli Astra.

Meski demikian, saat itu, Hary Tanoe menyatakan langkah tersebut masih bersifat penjajakan dan belum ada komitmen apapun atas rencana itu. Oleh karena itu, sambungnya, tidak benar jika dikatakan bahwa Bhakti Investama hanya akan bekerja sama dengan Soros.

Soros yang dimaksud adalah George Soros, investor kesohor asal AS, yang dikenal dekat dengan Hary Tanoe. Soros bahkan sempat memiliki 14,5 persen saham di BHIT.

Lebih lanjut, Hary Tanoe menyatakan kongsian ini tak terkait dengan proposal penawaran Indonesia Recovery Company Limited (IRCL). IRCL diketahui juga mengajukan proposal pembelian saham Astra International (ASII) kepada Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN).

Sumber :Bisnis.com

No comments

Powered by Blogger.