Kebijakan 'Jateng di Rumah Saja' Tak Pengaruhi Gairah Wisata ke Gunung Kidul

https: img.okezone.com content 2021 02 07 406 2358175 kebijakan-jateng-di-rumah-saja-tak-pengaruhi-gairah-wisata-ke-gunung-kidul-Kf6QxKIwtG.JPG

 

KUNJUNGAN wisatawan ke sejumlah objek wisata di Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), sama sekali tidak terpengaruh oleh kebijakan Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo tentang 'Jateng di Rumah Saja'. Bahkan wisatawan yang datang ke wilayah itu dominan berasal dari Jawa Tengah.

Sekretaris Dinas Pariwisata Gunung Kidul, Harry Sukmono mengatakan, jumlah kunjungan wisatawan pada Minggu (7/2/2021) mencapai 3.618 pengunjung, sedangkan Sabtu, 30 Januari 2021 lalu hanya mencapai 3.262 pengunjung.

"Kunjungan wisatawan pada libur akhir pekan di Gunung Kidul justru meningkat, di luar proyeksi kami dengan adanya kebijakan 'Jateng di Rumah Saja'," ungkap Harry.

Ia menjelaskan, kunjungan wisatawan mengalami kenaikan di Pos Tribusi Gesing. Di mana pada Sabtu, 30 Januari 2021, jumlah pengunjung di Pos Tribusi Gesing hanya 125 orang. Sedangkan pada Sabtu 6 Februari 2021 melonjak jadi sebanyak 1.300 orang.

Di mana kenaikan terjadi 10 kali lipat. Kemudian di TPR Baron mengalami penurunan, yakni pada Sabtu 30 Januari 2021 sebanyak 570 orang, dan Sabtu 6 Februari 2021 hanya 320 orang.

"Jadi rata-rata keseluruhan ada penurunan karena yang meningkat hanya pos Pantai Gesing," katanya.

Sebelumnya, kebijakan 'Jateng di Rumah Saja' dikhawatirkan akan memengaruhi kunjungan wisatawan. Data survei yang dilakukan Dinpar pada Oktober 2019 sampai Maret 2020 pengunjung sebagian besar berasal dari luar DIY.

Adapun lima wilayah terbanyak tertinggi Jawa Tengah 25,5 persen, Jawa Timur 20,14 persen, DIY 16,25 persen, Jawa Barat 11,10 persen dan DKI Jakarta 8,81 persen.

"Jawa Tengah mendominasi kunjungan ke destinasi wisata Gunung Kidul. Kami berharap kunjungan wisatawan tetap pulih meski dalam keadaan pandemi Covid-19," harapnya.

Sumber : okezone

No comments

Powered by Blogger.