Ketemu Hantu Wanita di Puncak Gunung Raung Banyuwangi


Dibalik erupsi Gunung Raung di Banyuwangi menyimpan cerita mistis oleh sejumlah warga. Cerita Yoga Pratama menjadi rujukannya.

Bermula dari ajakan petugas Pos PVMBG Bandung saat memasang alat di Gunung Raung. Mulai naik ke puncak raung melalui jalur pendakian Kecamatan Kalibaru.

“Berangkat dari Pos PGA Raung, dari petugas ada lima orang, kalau saya berdua bersama teman saya,” ucap Yoga Pratama pemuda asal Dusun Mangaran, Desa Sumberarum, Kecamatan Songgon, Kamis.

“Saya mulai naik itu sekitar pukul 04.00 WIB sampai atas itu sekitar Jam 14.00 WIB,” imbuhnya.

Dalam perjalanan, kata Dia cukup melelahkan. Kondisi medan yang terjal dan tertutup rerimbunan pohon. Dua sisi sepanjang perjalanan terdapat jurang yang menjadi tantangan berat.

“Kalau ke sana badan harus fit, bawa perlengkapan karena di sisi kakan kiri masih banyak pohon. Sekalian buat jalan,” ungkapnya.

Dia bercerita, ada salah seorang petugas juga sempat mengalami sakit. Tapi, tetap memaksa naik ke atas.

“Sakit demam kayaknya, mau pulang tapi sudah sampai di tengah. Akhirnya dipaksa sampai atas juga. Pas turun sampai bawah langsung terkapar,” terangnya.

Hal yang mendebarkan, kala sudah usai pasang alat. Rombongan istirahat di bawah pohon.

“Tiba-tiba ada yang bilang “Nyare Kaju” (logat madura) atau mencari kayu. Saya kaget, kok ada orang malam-malam nyari kayu di tempat ini. Tapi saya diam kalau saya bilang bisa lari semua,” katanya.

Pria yang sehari-hari kerja di kebun ini, mengaku sosoknya adalah seorang wanita tua. Memakai kerudung, berpakaian ala orang desa.

“Sosoknya itu tua, tapi naik ke atas pohon mencari kayu katanya. Sebenarnya saya merinding, tapi saya diam saja, biarkan dia menyapa,” kisahnya.

Yoga sudah tiga kali mendaki Gunung Raung. Tapi baru kali ini bertemu sosok halus itu.

“Pertama itu saya pas masih SMA, terakhir ya kemarin itu. Dulu nggak pernah ketemu seperti itu. Paling si Mbah, macan tutul itu saya temui,” ungkapnya.

Setelah sampai bawah, Yoga bercerita apa yang ditemuinya. Dan terkejut bukan main setelah mendengar cerita itu.

“Saya bilang, saat di atas bertemu sosok itu. Mereka terkejut,” kelakar pemuda lulusan SMA ini.

Lalu, Dia juga bercerita mengenai pengalaman lain bertemu makhluk halus. Bahkan dia sering bertemu di tempat lain di lereng Raung.

“Percaya gak percaya kalau di sini (Gumarang Bike Park) itu banyak kayak gitu. Kita kan gak tau namanya hutan belantara seperti ini. Asal kita gak ganggu mereka,” tutupnya.

Hingga saat ini, erupsi Gunung Raung masih terus terjadi. Statusnya mulai naik dari normal menjadi waspada (Level II) sejak (21/1/2021). Visual gunung terlihat cahaya api saat malam hari, bahkan suara gemuruh menggelegar keras terdengar hingga radius 30 kilometer.

Semburan abu vulkanik keluar mengguyur hampir seluruh wilayah Banyuwangi, bahkan hingga Bali


Sumber :Beritajatim.com

No comments

Powered by Blogger.