Kisah Cinta Putri Mahkota Victoria dari Swedia dengan Rakyat Biasa

Jodoh itu misteri. Kata-kata itu rasanya tepat untuk mengambarkan kisah cinta antara Putri Mahkota Victoria dari Swedia dengan Daniel Westling.

Cinta menyatukan mereka dalam ikatan pernikahan. Sebelumnya, tak ada yang tahu jika pada akhirnya mereka menikah. Pasalnya, Putri Mahkota Victoria merupakan seorang bangsawan, sedangkan Daniel rakyat biasa.
Mereka bertemu di pusat kebugaran milik Daniel yang memulai usahanya pada 1997. Lelaki itu juga yang menjadi pelatih pribadi Victoria saat itu.

Untuk bisa memasuki kehidupan Putri Mahkota Victoria, calon pangeran sempat menjadi sasaran kritik karena aksen pedesaannya. Sasaran juga terkait karena pakaiannya yang berantakan dan kecenderungaan mengenakan topi bisbol.



  Namun, Westling berusaha untuk menghindari kritikan itu. "Ia kemudian mengambil kelas bahasa untuk memuluskan aksennya agar fasih dalam bahasa Prancis, Inggris, dan Jerman. Ia juga mengenakan pakaian yang keren, kacamata, dan pakaian yang serasi," seperti dilansir dari laman Vanity Fair, Senin, 15 Februari 2021.

Beberapa pengamat yang kaku terus mengungkapkan keprihatinannya bahwa sang Putri menikah dengan orang biasa. Banyak yang tak setuju atas pernikahan tersebut.

Sebelum memutuskan pertunangan, mereka sempat menjalin kasih selama delapan tahun. Pihak istana Swedia mengumumkan pertunangan mereka pada Februari 2009.


Prosesi pertunangan ini harus melalui prosedur panjang untuk mendapat persetujuan dari ayah Victoria, Raja Carl XVI Gustaf. Pasangan ini akhirnya menikah pada 19 Juni 2010 di Kapel Istana Stockholm, Swedia.

"Pengantin pria mengalami tranformasi ajaib: Westling telah berubah dari seorang bocah desa yang terobsesi dengan kebugaran menjadi seorang pangeran. Setelah menikah, ia menjadi Yang Mulia Pangeran Daniel Westling dan menerima gelar Duke of Vÿstergötland untuk melengkapi gelar pengantin wanita dari Duchess of Vÿstergötland," tulis Vanity Fair.

Sumber : liputan6

No comments

Powered by Blogger.