Kisah Hidup

Seperti Apa Sih Rumah di Desa? Yuk, Cari Tahu | Rumah123.com

“Bye bye nek, pergi dulu ya” ucapku dari dalam mobil.


“Iya hati-hati. Kalau udah sampai kabarin nenek ya” kata nenek.


Aku, kakak, dan Ica melambaikan tangan ke nenek. Aku akan pindah rumah dari Malang ke Jogja. Aku sebelumnya tinggal di rumah nenekku. Sekarang saatnya pindah ke rumah sendiri. Aku tinggal dengan kedua orangtuaku, Kakak, dan anak dari kakaknya ibu. Ibunya sibuk dan kebetulan dia ingin tinggal denganku. Aku dengan senang hati menerimanya. Aku masih TK A. Ica seumuran denganku.

Kami pergi ke Jogja dengan mobil yang dikendarai ayah. Aku nggak ingat berapa lama perjalanan karena aku lebih banyak habisin waktu untuk tidur. Ya sesekali bangun buat makan atau lihat pemandangan.

Yes, akhirnya sampai. Setelah melewati jalan yang panjang. Aku masih tinggal di rumah bos ayahku di Jogja. Nanti baru pindah kalau udah nemu tempat yang cocok. Rumahnya nggak terlalu besar, begitu masuk udah disambut ruang tamu, nggak besar banget, ada sofa kecil. Belok sebelah kiri ada ruang keluarga, ada TV, sofa, karpet kecil. Ada 3 kamar. Tentu saja kamar paling besar untuk ibuku dan ayahku. Berhubung aku masih kecil, aku tidur sama kakak, Ica. Kamar ke 3 buat simpan baju baju. Terus ada dapur, ini lumayan mini. Sebelah kanan dapur ada toilet. Toilet ini agak unik, buat masuk ke sana kita ngelewati jalan kecil, panjang jalannya cuma 1 meter. Ya toiletnya nggak besar tapi nyaman kok. Nah ada akses pintu dari samping langsung ke sungai. Dan pemandangannya sawah. Wah nikmatnya hidup…


Nah setelah menikmati rumah baru, kami mulai beres beres. Karena udah ada beberapa perabotan, kayak tempat tidur, lemari, dan lain sebagainya, kami tinggal taruh baju baju sama peralatan dapur dan peralatan pelengkap. Begitu sudah malam, kami pergi keluar untuk cari makan. Kami memutuskan untuk makan sate yang agak jauh dari rumah. Begitu selesai kami kembali untuk istirahat. Menonton TV dan tidur. Wah rasanya hari ini padat sekali ya. Untung sudah ada kasurnya. Segera kami sekeluarga segera beristirahat.

Pagi telah datang, suara adzan membangunkanku. Aku bangun dan segera mengambil air wudhu dan melaksanakan sholat subuh. Mumpung masih pagi, aku keluar. Yah menikmati pemandangan yang ada. Udara masih sangat bersih, tidak berada di pusat kota, hanya ada angin sejuk dan beberapa orang yang baru saja pulang dari masjid. Setelah menikmati pemandangan, aku masuk kembali karena hari ini aku dan Ica mau mencari sekolahan. Yah, namanya baru pindah, pindahnya pun mendadak banget, jadi belum urus sekolah pindahan.

Jam 08.00


Aku pergi dengan ibu dan Ica, perjalanan mencari sekolah yang baru. Kami berpamitan pada ayah dan kakak. Wengg… Sepeda motor melaju. Hmm… TK Tunas Kelapa. Cukup menarik. Kami masuk dan bertanya tanya sebentar. Berhubung aku dan Ica nggak tahu apa apa jadi ya kami main di luar kelas. Setelah kurang lebih 20 menit, ibu keluar dari ruang guru. Kata ibu aku dan Ica sudah terdaftar disana. Besok mulai masuk sekolah.

Cerpen Karangan: Aulia Puan Pramudhita


Sumber : cerpenmu

No comments

Powered by Blogger.