Kisah Wanita Bikin Online Shop Hijab Modal Rp 700 Ribu Kini Sering Sold Out



   Industri fashion muslim tanah air semakin berkembang dan juga memiliki beragam pilihan. Persaingan bisnis busana muslim pun menjadi semakin ketat. Ada yang bertahan sudah cukup lama dan tak sedikit yang meredup akibat tak mampu menghadapi persaingan.

Salah satu bisnis fashion muslim yang masih eksis hingga saat ini adalah Herways_id. Ialah Shafiyya Nurjanah yang mendirikan Herways_id sekitar tahun 2017. Herways_id menjadi langganan selebgram hijab dan laris manis hingga sold out setiap ada koleksi terbaru.

Shofi panggilan akrabnya, menceritakan awal mula ia membangun Herways_id. Dia merintis bisnis hijab sejak awal dirinya memutuskan untuk berhijab. Saat itu dia iseng membuat busana muslim untuk dipakainya sendiri.

"Awal mulanya karena aku pakai kerudung dan ngerasa waktu itu susah banget cari baju yang cocok. Karena oline shop belum terlalu booming kayak sekarag. Akhirnya aku iseng-iseng bikin baju ke penjahit satuan gitu dan temen-temen aku pada nanya beli baju di mana. Kepikiran lah untuk jualin baju yang aku pakai. Di situ posisi aku baru lulus kuliah terus aku iseng-iseng juga foto deh pake baju yang aku bikin di tukang jahit (waktu itu difotoin pacar yang udah jadi suami sekarang) dan karena ada fotonya aku memberanikan diri untuk jual di online juga," ungkap Shofi saat dihubungi Wolipop belum lama ini.

Shofi menyebutkan modal awal yang pertama kali ia keluarkan untuk membangun Herways_id tak banyak. Dia nekat membangun online shop dengan modal tak sampai Rp 1 juta.

"Bermodalkan uang Rp 700 ribu akhirnya aku memberanikan diri untuk buka online shop ini. Berawal dari beli bahan meteran perwarna dan saat itu biaya promosi endorse masih sekitar Rp 500 ribu. Aku memberanikan diri bayar endorse Rp 500 ribu dan Rp 200 ribunya untuk beli bahan," tutur alumnus Universitas Pakuan, Bogor itu.

Produk busana muslim yang dibuatnya pertama kali dan dijualnya adalah baju tunik dan dress. Desain busana tersebut terinspirasi dari baju yang dipakai para infuencer luar negeri dan disesuaikan dengan tren.

"Sampai saat ini desainya aku buat sendiri juga, kayak aku kasih gambaran yang aku mau ke pihak penjahit terus dibikin deh samplenya. Walaupun sering gagal atau kurang cocok, jadi sampai pas baru naik produksi," jelasnya.
Anak pertama dari tiga orang bersaudara itu mengaku kesulitan saat mulai merintis Herways_id. Misalnya saja dia pernah harus menghadapi ketika desain busananya yang seharusnya masih rahasia, namun akhirnya malah bocor oleh sang penjahit.


"Saat ini pun sebenernya Herways_id lagi menghadapi cobaan. Karena beberapa hari lalu aku lagi terkena cobaan dalam menjalankan bisnis ini. Aku sudah kerjasama sama penjahit sekitar empat tahun, ternyata penjahit aku menjual barang barang yang aku jual juga di lingkungan sekitar tempat jahit itu. Jadi kerahasian aku jahit di tempat tersebut bocor," ucapnya pilu.

Kendala lainnya yang pernah dia hadapi adalah saat permintaan konsumen tinggi, dia malah kekurangan bahan baku. Saat awal merintis bisnis busana muslim, dia juga pernah tidak dilayani penjual bahan karena membeli secara meteran.

"Pas awal usaha karena masih beli bahan meteran, jadi kadang suka nggak dilayani dengan baik sama penjual bahan. Memilih bahan dan warna yang cocok agak lama tapi belinya sedikit jadi pelayananya kurang baik dan tidak terlalu diperhatikan. Tapi Alhamdulillah sekarang walau pun #dirumahaja, sample kain dari beberapa toko berdatangan kasih penawaran terbaiknya," ujarnya lega.

Perlahan kesulitan itu bisa diatasinya. Hingga akhirnya penjualan online shop miliknya meningkat di tahun 2018. Ketika itu dia berjualan baju kurung yang diberi nama Barika dress. Saking larisnya, dress tersebut hingga kini masih banyak yang meminta untuk diproduksi lagi.

Permintaan konsumen yang tinggi inilah yang mendatangkan kebahagiaan untuk Shofie. Saking tingginya permintaan konsumen, produk-produk yang dijual Herways_id sering sold out dalam sekejap.

"Terharu sih hasil kerjanya diapresiasi dengan orderan yang membludak berarti Alhamdulillah sesuai sama target pasar. Dan seneng banget pas customer udah terima barangnya pada puas," ucap ibu dua anak itu.

Namun penjualan Herways_id sempat mengalami penurunan di awal pandemi, sama seperti sebagian bisnis busana lainnya. Shofie bersyukur kini penjualanya mulai kembali mengalami peningkatan.
Sumber :wolypop

No comments

Powered by Blogger.