Korsel-AS Terus Tekan Korut Segera Lucuti Senjatas Nuklir


 

Presiden Korea Selatan, Moon Jae-in, dan Presiden Amerika Serikat, Joe Biden, sepakat untuk terus menekan Korea Utara supaya melucuti senjata nuklir.

Moon mengusulkan agar melakukan upaya bersama demi perdamaian dan denuklirisasi abadi. Biden menyebut penting bagi AS dan Korsel mencapai tujuan bersama.

Juru Bicara Kepresidenan Korea Selatan, Kang Min-seok, mengungkapkan kedua pemimpin negara itu sepakat untuk segera memetakan "strategi komprehensif di Korea Utara jika memungkinkan."

"Biden berbicara dengan Moon untuk menekankan komitmennya memperkuat aliansi Amerika Serikat- (Korea Selatan), yang merupakan kunci utama perdamaian dan kemakmuran di Asia Timur Laut" ujar pejabat Gedung Putih.

Moon yang menjabat pada 2017, menjadi salah satu perantara pertemuan antara pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un dan mantan Presiden AS, Donald Trump.

Sayangnya pada 2019, pembicaraan Kim-Trump tidak membuahkan hasil karena AS menolak desakan Korea Utara untuk mencabut seluruh sanksi sebagai imbalan mereka melucuti senjata nuklir.

Moon, yang ingin melanjutkan diplomasi antara kedua belah pihak, menyebut Biden sudah mempelajari kegagalan dan keberhasilan diplomasi Trump dalam menangani Korut.

Biden menyebut Kim sebagai "preman" dan mengkritik Trump sebab mengupayakan pertemuan dengan Kim. Namun, para ahli menilai Biden tidak mungkin duduk bersama untuk berbicara dengan Kim, kecuali Korut mau melucuti senjata nuklir.

Bulan lalu, Kim mengatakan hubungan Korut dengan AS bergantung pada kebijakan Biden. Dia menjelaskan Korut tengah mengembangkan serangkaian sistem senjata nuklir berteknologi tinggi sebagai upaya menekan Amerika Serikat.

Di sisi lain, AS yang menempatkan 28.500 tentara di Korea Selatan kerap menggelar latihan militer bersama. Di mata pemerintah Korea Utara, latihan militer itu sebagai aksi permusuhan AS.

Moon mencuit di akun Twitter miliknya bahwa dia memiliki rencana yang besar dengan Biden.

"Kami akan selalu berdiri bersama saat kami bekerja untuk perdamaian di Semenanjung Korea dan mengatasi tantangan global," katanya.

Kantor Kepresidenan Korea Selatan mengatakan para pemimpin menyampaikan pandangannya terkait kerjasama trilateral antara Korsel, AS dan Jepang untuk perdamaian regional.



Sumber : cnnindonesia.com

No comments

Powered by Blogger.