Museum SBY Akan Dijadikan Obyek Wisata Baru, Ini Tanggapan Warga Pacitan


Museum dan Galeri Seni SBY mendadak jadi perbincangan. Ini menyusul dugaan kucuran dana Rp 9 miliar ke Yayasan Yudhoyono (Yudhoyono Foundation).

Terlepas polemik yang terjadi, museum itu diproyeksikan menjadi obyek wisata baru. Keberadaannya akan memperkaya sejumlah destinasi wisata alam yang sudah ada sebelumnya.

"Menurut saya (Museum SBY) akan menjadi obyek wisata alternatif. Apalagi destinasi yang ada hampir semuanya wisata alam," kata warga Baleharjo, Khoirul Amin (41).

Pria penghobi selancar itu menilai tiap daerah membutuhkan ikon tertentu agar lebih dikenal. Museum yang identik dengan sejarah ketokohan SBY itu nantinya akan menjadi daya tarik bagi mereka yang datang ke Kota 1001 Gua.

Dia bahkan menyamakan Museum SBY*ANI nantinya seperti Museum Soekarno di Blitar. Keduanya sama-sama presiden dan tokoh internasional. Sehingga warga yang ketempatan pun memiliki kebanggan tersendiri.

"Bangunan itu nantinya akan ikonik bagi Pacitan," tandas Khoirul yakin.

Pandangan serupa disampaikan Eni Setyowati (44) soal Museum SBY. Pengajar salah satu perguruan tinggi itu menilai keberadaan obyek wisata edukasi memang diperlukan. Tujuannya untuk memacu semangat generasi muda untuk maju.

Menurut Eni, setelah nantinya selesai dibangun dan dibuka untuk umum Museum SBY*ANI akan menjadi sarana belajar bagi pengunjung. Setidaknya, akan terpatri ingatan bahwa Pacitan pernah melahirkan tokoh yang memimpin negeri selama dua periode.

"Dan (museum) itu menjadi salah satu buktinya. Saya pikir itu bagus dan positif," ucapnya.

"Jadi nantinya mungkin dibikin paket wisata ya. Misalnya dari obyek wisata alam yang satu menuju obyek wisata lain. Salah satunya mampir ke museum," imbuhnya.Secara alamiah, papar dosen Bahasa Indonesia tersebut, Pacitan selama ini dikaruniai kekayaan potensi pariwisata. Namun sebagian besar merupakan obyek wisata alam. Dibangunnya Museum SBY akan menjadi alternatif baru.

Eni juga berharap proses pembangunan Museum SBY*ANI berjalan tanpa kendala. Termasuk di antaranya berkenaan dengan sumber pendanaan. Sehingga masyarakat segera bisa menikmati model wisata pendidikan dan sejarah di Kota Pacitan.


Sumber :Detiknews

No comments

Powered by Blogger.