Pemprov Jawa Barat Luncurkan Inovasi Wisata, Tinggal Scan Barcode untuk Ketahui Destinasi


Pemerintah Provinsi Jawa Barat berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Cianjur menciptakan kode barcode sebagai petunjuk destinasi wisata daerah. Program tersebut disebut Scan Jabar/Scan Cianjur. Barcode tersebut menempel di Rambu Pendahulu Petunjuk Jurusan (RPPJ). 

Seperti halnya yang tertera di Jalan Rancabali-Cianjur Desa Cibuni tepatnya Warung Kabut terdapat RPPJ Kecamatan Naringgul dan Cikadu. Di sana terdapat barcode yang dapat dipindai oleh telefon pintar pelaku perjalanan. Setelah dipindai muncul artikel destinasi wisata terdekat yang dapat dituju pelaku perjalanan dalam situs Sihaci (Sistem Informasi Hayu Ameng Ka Cianjur). 

Di sana terdapat informasi destinasi wisata di Kecamatan Naringgul, Cikadu hingga Cidaun.Untuk Kecamatan Naringgul misalnya terdapat Rest Area Naringgul, Curug Ceret, Curug Cangkuang dan Curug Cisabuk beserta keterangan keunggulan tempat wisata tersebut. 

Pada kesempatan launching Scan Jabar/Scan Cianjur diresmikan langsung oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di Rest Area Naringgul, Desa Balegede, Kecamatan Naringgul, Cianjur

Ridwan Kamil bersama Ketua Tim Penggerak PKK Jabar Atalia Praratya hadir dengan mengendarai roda dua dari Bandung bersama jajaran pemerintahan Provinsi Jawa Barat, Kabupaten Bandung dan Cianjur.  Hadir Plh Bupati Bandung Tisna Umaran, dan Plt Bupati Cianjur Herman Suherman. 

"Seiring dengan keberhasilan Penerapan Pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro, ekonomi pun pelan-pelan akan dibuka salah satu keunggulan daerah di Jabar adalah pariwisata. Pariwisata yang akan kita tempuh di Jabar adalah pariwisata turis lokal, karena turis lokal tidak mengandalkan pesawat terbang cukup pakai motor dan sepeda,"ujar Ridwan Kamil usai peresmian.

Menurut dia, staycation mencari tempat yang tidak berkerumun dengan keluarga akan menjadi tren baru, begitu pula bermotor dan bersepeda menjadi tren. 

"Supaya terkelola saya menitipkan satu promosi, dua informasi, lahirnya konsep Scan Jabar, dan karena di Cianjur jadi Scan Cianjur, dimana para turis tinggal memotret barcode tinggal nanti muncul sekian kilometer lagi ada apa tempat berhenti atau rest area dimana,"kata dia.

Selama ini, lanjut dia, pelaku perjalanan mengandalkan google. Ridwan Kamil pun biasanya menggunakan Google juga, namun kurang datanya. 

"Kita akan motivasi lomba-lomba para camat untuk memasang tiang plang lalu lintas tapi dengan barcodenya. Saya belum lihat di Indonesia, tapi mudah-mudahan yang pertama, kelihatannya yang pertama," ujar dia.

Ridwan Kamil pun berharap nanti satu kota kabupaten setidaknya memiliki empat hingga lima kecamatan yang merupkan pindai barcode. 

Dia pun menambahkan, dalam pindai barcode nanti tidak hanya menampilkan tempat wisata namun harus disertai pula informasi seperti SPBU besar maupun kecil, resto, penginapan, rest area dan kantor polisi serta Kodim. 

Plt Bupati Cianjur Herman Suherman mengatakan, dengan adanya Scan Jabar Scan Cianjur memudahkan masyarakat dalam mencari destinasi wisata. Terlebih saat ini masyarakat sudah jenuh dan rindu dengan wisata alternatif yang gampang ditempuh. 

"Nanti akan kami lanjutkan ke wilayah Puncak, Cianjur Tengah, dan Selatan," kata dia. 

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat Dedi Taufik mengatakan,  kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk inovasi kolaborasi Pemprov Jabar dengan Pemda Cianjur.

"Kita tempelkan di RPPJ supaya mudah dilihat selain rambu petunjuk arah atau jalan menuju koridor Jalan Bandung ke Cianjur ada beberapa titik wisata kita kolaborasikan dengan itu, di mana titik pariwisata di koridor Pangalengan - Cianjur, ada beberapa curug kita data, ada rest area ada puskesmas, ada polsek, ada pom bensin itu konten yang akan kita tambahkan nanti," kata Dedi

Dia menambahkan, kegiatan tersebut merupakan pilot project dan pihaknya akan masif untuk seluruh kota kabupaten.


Sumber :PikiranRakyat.com

No comments

Powered by Blogger.