Unik, Pria Ini Berteman dengan Angsa Selama 4 Dekade

Pria dan angsa (Foto: Oddity)

Seorang pria, pensiunan tukang pos asal Turki berteman baik dengan seekor angsa putih hampir empat dekade lamanya. Kisah persahabatan keduanya yang sangat luar biasa, bahkan telah meluluhkan hati jutaan orang yang mengetahuinya.

Pria tersebut bernama Recep Mirzan. Kala itu ia melihat seekor angsa yang terluka di lapangan, dekat Provinsi Erdirne, Turki. Pada 1984 ia sama sekali tidak tahu bahwa akan bertemu dengan sahabat unggasnya tersebut.

 angsa dan pria

Ia pun akhirnya membawa angsa tersebut ke dalam mobil bersama sekelompok temannya. Ia memutuskan hal tersebut setelah melihat angsa yang sayapnya patah di salah satu lapangan kosong.

Mirzan menyadari bahwa meninggalkan angsa di lapangan tersebut sama saja membiarkan mereka mati secara perlahan. Sebab predator kemungkinan besar akan memakannya.

Angsa itu terus berada di dalam mobil sampai malam. Pria tersebut langsung membawanya pulang dan mulai merawatnya kembali sehat.

“Karena saya mencintai binatang, saya berkata pada diri sendiri bahwa saya harus membawanya pulang daripada meninggalkannya sebagai mangsa rubah. Kami terbiasa satu sama lain. Kami tidak pernah berpisah,” ujar Mirzan, melansir dari Oddity Central, Senin (15/2/2021).

Lucunya setelah sayap angsa betina itu sembuh, ia tidak mencoba untuk kembali terbang. Sebaliknya, angsa tersebut justru berteman dengan hewan lain di pertanian Mirzan di wilayah Karaagac, di perbatasan Yunani, dan memutuskan untuk bertahan bersamanya.

Mirzan pun menamai angsa tersebut Garip, yang memiliki arti 'aneh'. Sejak saat itu, ia telah bersamanya dan menjalin persahabatan selama hampir 4 dekade.

“Dia datang saat aku menelepon. Sejak 1984, dia tidak pernah meninggalkan saya, bahkan saat banjir sungai. Dia dulu lebih kuat, tapi sekarang dia sudah tua. Jika ia mati, saya akan membuatnya menjadi kuburan yang bagus di sini, tapi saya harap kita bisa hidup lebih lama bersama,” lanjutnya.

Garip memiliki kandang sendiri di pertanian Mirzan, dan sering menghabiskan malam di dalamnya. Pada siang hari, Garip sibuk mengikuti teman manusianya, baik selama tugas sehari-harinya, atau saat jalan-jalan sore.

Setelah istrinya meninggal beberapa tahun yang lalu, Mirzan mulai menghabiskan lebih banyak waktu dengan hewannya. Sebab pria itu tidak memiliki anak. Alhasil ia menganggap Garip sebagai anaknya.

Sebagaimana diketahui angsa berjenis whooper dapat hidup selama beberapa dekade di lingkungan yang dilindungi. Tetapi Garip telah melampaui umur rata-rata spesiesnya.





Sumber : okezone.com

No comments

Powered by Blogger.