Warga Antre Puluhan Meter Masuk Giant Margo City Jelang Tutup Permanen


Usai ramai diperbincangkan di media sosial, hari ini Giant Margo City jadi ramai dikunjungi pelanggan. Warga sampai rela mengantre puluhan meter demi bisa memborong barang-barang yang diobral Giant jelang tutup permanen.
Menurut seorang security Giant Margo City yang enggan disebutkan namanya, antrean warga seperti ini sudah terjadi sejak 2 hari belakangan ini.


"Sebenarnya dah obral sejak 3 hari lalu, tapi baru mulai ada antrean begini sejak 2 hari terakhir," ujar Security itu kepada detikcom ditemui di Giant Margo City, Depok, Rabu (3/2/2021).

Antrean mengular sejak pukul 08.00 WIB tadi, saat mal baru buka. Padahal, jam operasional Giant Margo City dibuka pukul mulai 10.00-19.00 WIB. Antrean terjadi karena gerai ritel kebutuhan harian itu kini tengah mengobral gede-gedean untuk menghabiskan stok dagangannya.
Warga yang mengantre diminta jaga jarak minimal 1 meter. Total ada 4 antrean mengular di lantai dasar gedung Margo City dari eskalator menuju gerai ritel tersebut.

Menurut seorang security Giant Margo City yang enggan disebutkan namanya, antrean warga seperti ini sudah terjadi sejak 2 hari belakangan ini.

Security tadi tak bisa memastikan sampai kapan Giant mengobral stok dagangannya, yang jelas tergantung pada ketersedian stok barang. Bila hari ini ludes diborong warga maka mulai hari ini juga Giant bakal tutup permanen.

"Gatau sampai kapan, pokoknya sampai barang-barang di dalamnya habis aja," katany
Sebelumnya, PT Hero Supermarket Tbk (HERO) selaku pemilik jaringan ritel Giant telah membenarkan kabar tutup permanen tersebut.
"Ya seperti yang telah diumumkan sebelumnya," kata Head of Corporate & Consumer Affairs PT Hero Supermarket Tbk Diky Risbianto kepada detikcom, Selasa (2/2/2021).

Diky menjelaskan saat ini HERO tengah melakukan transformasi bisnis yang dimiliki untuk memastikan jaringannya dapat bersaing secara efektif dalam ritel makanan di Indonesia.

Namun, Diky menolak menjawab pertanyaan nasib gerai Giant di Margo City, Depok tersebut. Meskipun dia mengakui belakangan ini pasar ritel makanan di Indonesia sangat terpengaruh pandemi COVID-19.

"Faktor-faktor ini juga telah berkontribusi pada perubahan perilaku belanja pelanggan," tuturnya.

Pihaknya berharap situasi pandemi COVID-19 yang telah berdampak ke sektor ekonomi bisa segera membaik. Di sisi lain perusahaan juga mencoba bertahan dengan mengembangkan strategi jangka panjang untuk membangun bisnis yang lebih kuat dan berkelanjutan.

"Ini berarti kami saat ini telah memutuskan untuk melakukan penutupan toko dengan format hypemarket kami di format Mall, yakni Giant Margo City," tutupnya.

Sumber :detik.com

No comments

Powered by Blogger.