164 dirawat di rumah sakit di Taiwan selatan dengan dugaan keracunan makanan

Siswa dari SMA Pingtung terserang keracunan makanan yang dicurigai

Siswa dirawat di rumah sakit setelah mengalami gejala keracunan makanan. (Foto CNA)

TAIPEI - Sedikitnya 164 siswa telah dibawa ke rumah sakit di Kabupaten Pingtung sejak Kamis malam (11 Maret) setelah mengalami gejala keracunan makanan.

Siswa SMA Donggang mulai menunjukkan gejala keracunan makanan - termasuk kram perut, muntah, dan diare - setelah tiba di rumah dari sekolah pada hari Kamis. Sekolah mengatakan mulai menerima telepon dari orang tua pada pukul 11 ​​malam. dan total 231 siswa telah masuk karena sakit pada hari Jumat.

Hingga berita ini diturunkan, 121 dari 164 siswa yang mencari perawatan di Rumah Sakit Universitas Fooyin dan Rumah Sakit Antai telah dipulangkan, meninggalkan 43 masih dirawat di rumah sakit untuk observasi lebih lanjut. Karena semua pasien telah makan makanan yang bersumber dari pemasok yang sama, pihak berwenang menduga wabah tersebut adalah kasus keracunan makanan massal dan telah mengirim sampel makan siang sekolah ke laboratorium medis untuk dianalisis.



Sementara itu, sekolah telah membersihkan seluruh kampus dan untuk sementara beralih ke pemasok lain untuk makanannya sebagai tindakan pencegahan.

Chang Ming-chun (張明 濬), direktur kantor kemahasiswaan, mengatakan para siswa yang jatuh sakit pada awalnya didiagnosis dengan diare menular dan flu perut. Namun, penyelidikan pejabat kesehatan dapat menemukan bahwa pelakunya sebenarnya keracunan makanan, jelasnya. 

Sumber : Taiwan news

No comments

Powered by Blogger.