4 TKI Terpapar Mutasi Virus Covid-19, BP2MI Perketat Jalur Keluar-Masuk RI


Empat Tenaga Kerja Indonesia (TKI) terpapar virus Covid-19 varian baru. Terkait hal tersebut Kepala Biro Hukum dan Humas Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Sukmo Yuwono akan memperketat jalur keluar masuk pekerja migran agar kejadian serupa tak terulang.

"Iya betul, PMI (pekerja migran Indonesia) yang pulang masuk kita lakukan pengetatan," katanya..

"Baik mereka tiba di pelabuhan, bandara, apalagi ada pemulangan berapa orang pun dari sedikit ataupun banyak masih kita lakukan pengetatan," tambahnya.

Sementara itu Sukmono mengklaim pihaknya telah menerapkan protokol kesehatan kepada PMI sebelum datang ke Indonesia. Mereka kata dia dilakukan screening kesehatan di negara penempatan bekerja begitu pula saat tiba di Indonesia.

"Cuma kan namanya mereka pulang dari negara penempatan Timur Tengah kan enggak tau ya kenanya di mana. Jadi sudah diterapkan sesuai protokol kesehatan dari kita dan BP2MI," ungkapnya.

Dia juga mengatakan dalam peraturan satgas para PMI tidak dilarang untuk pulang ke Indonesia. Pihaknya pun kata dia sudah melakukan antisipasi jika ada PMI yang terpapar.

"Sampai negara kita pun sama kita lakukan sesuai peraturan, kalau mereka benar-benar Covid diberikan ke wisma atlet," ungkapnya.

Sebelumnya diketahui mutasi virus Covid-19 sudah masuk ke Indonesia. Bermula pada 5 Maret 2021 kasus tersebut muncul di Karawang, Jawa Barat. Dua warga Kabupaten Karawang, Jawa Barat merupakan pekerja migran di Arab Saudi yang tiba di Indonesia akhir Januari 2021.

Kemudian pada 11 Maret 2021 KI asal Balikpapan yang baru pulang dari Arab Saudi pun terdeteksi terpapar varian virus baru tersebut. Untuk menindaklanjuti hal itu, Satgas penanganan Covid-19 Balikpapan terus melakukan tracing untuk meminimalisir penyebarannya di Tanah Air.

"Kami sedang lakukan tracing kontak erat dan memeriksa 14 orang," kata Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi


Sumber :Merdeka.com

No comments

Powered by Blogger.