5 Cara Menanam Serai hingga Panen

Cara Menanam Serai (Foto: WAG)


Cara menanam serai cukup mudah. Serai menjadi salah satu tanaman obat yang mudah dibudidayakan. Saat ini budidaya tanaman obat atau herbal bisa menjadi salah satu pilihan atau alternatif. Mengingat ada banyak sekali manfaat yang bisa dirasakan dari melakukan budidaya tanaman obat.

Apalagi di tengah situasi pandemi covid-19 seperti saat ini yang membutuhkan imun tinggi agar tak terpapar virus. Mengkonsumsi obat herbal bisa menjadi salah satu cara untuk meningkatkan imun tubuh.

Salah satu tanaman herbal yang gampang dibudidayakan adalah serai. Serai merupakan tanaman herbal yang dapat digunakan sebagai bumbu dapur ataupun minuman penghangat tubuh dan jenis tanaman perdu tinggi dengan tangkai daun yang memanjang.

Pada pandemi Covid-19 ini, serai dapat meningkatkan sistem imunitas sehingga sangat baik untuk menjaga kondisi tubuh. Selain itu, serai sangat mudah dibudidayakan di pekarangan rumah, baik dalam pot ataupun di polibag.

Ada beberapa tips yang bisa dijalankan jika ingin melakukan budidaya pada tanaman serai. Mengutip dari akun Instagram Kementerian Pertanian (Kementan) yang dikutip pada Kamis (18/3/2021), berikut cara menanam serai

1. Pilih Bibit Berkualitas

Cara memilih bibit serai dapat dilihat dari banyaknya anakan serai, besarnya borgol serai, dan ketahanannya di daerah ekstrim

2. Media Tanam 

Media tanam serai adalah tanah dengan campuran sekam dan pupuk kandang dalam perbandingan 2:1:1.

3. Perawatan

Untuk perawatan serai ini cukup disiram dua kali sehari pagi dan sore. Pupuk yang tepat untuk menjaga kesuburannya adalah pupuk kandang dan kompos pada usia 4, 8 dan 16 minggu.

4. Pemangkasan

Daun serai perlu dipangkas saat memasuki usia 5-6 bulan. Tujuannya agar rimpang serai lebih banyak dan berkualitas

5. Panen

Serai bisa dipanen di usia 8-10 bulan. Panen diakukan dengan cara mencabut rimpang umbi sampai batangnya.




Sumber : okezone.com

No comments

Powered by Blogger.