AS harus membantu Taiwan meningkatkan pertahanan melawan China: Hillary Clinton

Mantan menteri luar negeri meminta Washington untuk terlibat kembali dengan negara lain untuk memeriksa agresi Beijing

Sebuah F / A-18E Super Hornet mendarat di dek penerbangan USS Ronald Reagan (CVN 76), saat USS Nimitz (CVN 68) mengepul di sepanjang Laut Cina Selatan, Ju ... (foto AP)

TAIPEI - Amerika Serikat harus menginvestasikan lebih banyak sumber daya untuk membantu Taiwan mempertahankan diri jika terjadi konflik lintas selat, desak mantan Menteri Luar Negeri Amerika Hillary Clinton.

Clinton yakin Washington harus menangani masalah Taiwan dengan hati-hati mengingat retorika yang semakin bermusuhan dari Beijing. Sementara AS telah menegaskan kembali dukungannya untuk Taiwan yang dibentengi, skenario bentrokan serius dengan China adalah sesuatu yang ingin dihindari semua orang, katanya.

Hal itu diungkapkan Clinton dalam seminar virtual yang diselenggarakan oleh lembaga pemikir yang berbasis di Washington, Council on Foreign Relations, Senin (22 Maret). Peristiwa itu membahas subjek apakah Washington perlu mengubah arah dari kebijakan ambiguitas strategis lintas selat ke kejelasan strategis, tulis CNA.



China yang tidak terkendali akan memiringkan keseimbangan kekuatan di Asia dan sekitarnya, Clinton memperingatkan. Dia menyerukan komitmen yang lebih besar untuk memperbaiki hubungan dengan negara lain dan meningkatkan investasi di bidang militer serta ekonomi.

Kementerian pertahanan Taiwan mengatakan dalam tinjauan pertahanan pekan lalu bahwa China telah memperkuat kemampuan serangannya dan meningkatkan perang "zona abu-abu" melawan Taiwan. Pada minggu yang sama, kepala pertahanan dari AS dan Jepang mengadakan pembicaraan di mana keduanya sepakat untuk bekerja sama secara erat jika terjadi konflik antara Taiwan dan China.

Sumber : Taiwan news

No comments

Powered by Blogger.